PKB Nilai Gatot yang Cium Tangan SBY Merupakan Bentuk Penghormatan Pada Senior

PKB Nilai Gatot yang Cium Tangan SBY Merupakan Bentuk Penghormatan Pada Senior

Gatot Nurmantyo Mencium Tangan SYB (Foto: Istimewa)

Sipayo.com – Gatot Nurmantyo mencium tangan Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat acara buka puasa bersama di kediaman pengusaha Chairul Tanjung, di Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/6) kemarin. Gatot Nurmantyo menunduk dan memegang tangan SBY.

Terkait hal itu, PKB menilai hal itu hanya penghormatan junior kepada seniornya.

“Itu penghormatan kepada senior. Jadi hal yang normal saja,” kata Waketum PKB Daniel Johan saat dihubungi wartawan, Minggu (3/6/2018).

Meski begitu, Daniel tak menampik jika dalam peristiwa tersebut terkandung makna bahwa Gatot ingin mengambil hati SBY agar dipilih sebagai capres dari PD.

“Bisa saja sekaligus mengambil hati Pak SBY agar Pak Gatot menjadi salah satu yang bisa dipertimbangkan Demokrat dalam urusan pilpres,” ujarnya.

“Tapi yang tahu pasti kan Pak Gatot sendiri,” imbuhnya.

Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari, menilai peristiwa itu wajar saja terjadi. Soalnya, Gatot adalah junior SBY di TNI. SBY juga merupakan pemimpin negara. Semua faktor itu dilingkupi suasana Ramadan.

“Suasana bulan Ramadan, silaturahmi adalah hal yang baik apalagi sejak lama beliau (Pak SBY) dikenal oleh Mas Gatot semasa tugas di TNI sebelumnya,” kata Imelda.

Gatot sendiri menuturkan alasan ia mencium tangan Presiden ke-6 RI itu lantaran dirinya menganggap SBY seperti orang tuanya sendiri. Tak hanya itu, ia pun mengungkapkan latar belakangnya sebagai prajurit hingga masa baktinya selesai.

“Saya ini prajurit, lahir dari keluarga prajurit, dan kini, saya pensiun setelah melengkapi bakti saya pada negara. Orang yang saya cium tangannya ini sudah seperti orang tua saya, Pak @SBYudhoyono memimpin bangsa ini 10 tahun sebagai Presiden,” tulis Gatot pada Twitter-nya, @Nurmantyo_Gatot, yang dilihat wartawan pada Senin (4/6/2018).