Sah Jadi Warga Sumut, Djarot : Ini Bukti Saya Serius Ingin Bangun Sumatera Utara 

Sah Jadi Warga Sumut, Djarot : Ini Bukti Saya Serius Ingin Bangun Sumatera Utara 

Foto: Saat Djarot Memperlihatkan e-KTP Miliknya

Sipayo.com – Sulitnya pengurusan identitas diri khusunya masala e-KTP saat ini masih menjadi salah satu persoalan pelik di Sumatera Utara saat ini. Hal ini dapat dibukti dari banyak keluhan warga terkait dengan lamanya proses e-KTP di Sumatera Utara. Terkait lama pengurusan e-KTP ini juga disampaikan oleh Djarot saat ditanya terkait waktu yang harus ditempuhnya untuk mengurus e-KTPnya  menjadi domisili Sumatera utara.

Kepada awak media, Djarot mengakui harus menunggu selama 1 bulan lebih hingga dia sudah resmi menjadi warga Kota Medan, tepatnya di Jalan RA Kartini no 6, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Medan. “ Saya sudah urus sejak sebulan yang lalu, dan baru selesai kemarin, dan semua berkas pengurusan perpindahan saya menjadi warga Medan sudah saya lengkapi” ujar Djarot, Jumat (8/6/2018) saat ditemui dikediamannya.

Djarot juga mengungkapkan harusnya pengurusan e-KTP disetiap daerah harus tidak membutuhkan waktu lama jika masyarakat sudah melengkapi semua persyaratannya. “Harusnya jika persyaratannya sudah lengkap, sehari juga seharusnya selesai karena sistem dan peralatannya sudah ada.  Terlebih saat ini setiap warga Negara sudah dibekali dengan single identity number makan harusnya pengurusan e-KTP semakin muda” tambah Djarot.

“Jika ketiadaan blankon yang kerap dijadikan alasan tertunda pencetakan e-KTP, maka pemerintah daerah dalam hal ini pemerintah provinsi harus menjemput bola ke Mendagri untuk mengeluarkan blanko e-KTP,” ujarnya.

Oleh karena itu, salah satu keinginannya besar untuk mengabdikan diri ke Sumatera Utara adalah agar bisa menata birokrasi di Sumatera Utara menjadi mudah dan transparan kedepannya. “Insya Allah jika Djoss diberikan amanah, kita akan menata ini semua menjadi mudah dan transparan,” ujarnya.

Walaupun sudah resmi menjadi warga Sumatera Utara, Mantan Gubernur Jakarta ini mengungkapkan bahwa dirinya tidak akan mennggunakan hak pilihnya di Pilgubsu yang dihelat pada 27 Juni mendatang. “Saya kan belum terdaftar di DPT, kan saya baru jadi warga Sumut, jadi belum terdaftar di DPT Pilgub Sumatera Utara,” ujarnya.

Djarot juga menjelaskan bahwa salah satu alasannya untuk berpindah domisili menjadi warga Sumatera Utara adalah karena tekadnya dan bukti keseriusannya untuk membangun Sumatera Utara. “Karena bagi saya dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung,” tutupnya.