Seperti Inilah Gambaran KM Sinar Bangun yang Tenggelam di Danau Toba

Seperti Inilah Gambaran KM Sinar Bangun yang Tenggelam di Danau Toba

Sipayo.com – Salah satu korban selamat dalam peristiwa tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di Danau Toba bernama Hafni Sinaga, warga Pematang Siantar, menceritakan pengalamannya terombang-ambing selama beberapa saat sebelum kapal tersebut karam.

Pada Senin (18/6/2018) sore itu, Hafni sedang dalam perjalanan pulang setelah berlibur bersama teman-temannya. Dia menaiki KM Sinar Bangun sekira pukul 17.00 WIB, berlayar dari Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir, menuju Tigaras, Kabupaten Simalungun.

Dara 20 tahun itu mengaku tidak tahu jumlah penumpang dan kendaraan yang dibawa kapal tersebut. Namun, yang dia tahu, suasana panik sangat terasa saat kapal mulai tenggelam. Dia pun berpelukan dengan temannya saat tubuh mereka terombang ambing di danau Toba.

“Kami berenang, terus di depan ada ban. Kami terakhir yang diselamatkan, mungkin sekitar satu jam (diselamatkan),” ujar Hafni kepada sipayo.com.

Hafni turut menceritakan bahwa kapal KM Sinar Bangun yang mereka tumpangi merupakan kapal motor berbahan kayu berlantai 3.

“Kapal motor yang kami tumpangi terbuat dari bahan kayu dan memiliki 3 lantai. Lantai satu dan dua tertutup dengan kaca, sementara dilantai tiga terbuka,” ujarnya.

Hingga berita ini dimuat, terdata 21 korban telah berhasil di temukan, masing-masing 18 orang dalam keadaan selamat, sementara 3 orang lainnya meninggal dunia. Berdasarkan informasi dari masyarakat yang melaporkan kehilangan keluarga ke pusat informasi di Tigaras, hingga sore ini terdata 194 orang hilang.

Keterangan foto: Ilustrasi KM Sinar Bangun yang Tenggelam di Danau Toba, Senin (18/6/2018) sore.