Unggul Quick Count Pilkada Sumut 2018, Begini Tanggapan Edy Rahmayadi

Unggul Quick Count Pilkada Sumut 2018, Begini Tanggapan Edy Rahmayadi

Foto: Edy Rahmayadi saat Diwawancarai

Sipayo.com – Tutupnya Tempat Pungutan Suara (TPS), kini hitung cepat (quick count) lembaga survei Charta Politika memproleh hasil, dan telah menetapkan pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) unggul atas Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss) di Pilkada Sumatera Utara. Eramas menyambut baik hasil ini dan siap menjalankan tanggung jawab yang dipercayakan pada mereka.

Berdasarkan data masuk 63,75 persen, perolehan suara Eramas mencapai 60,23 persen. Adapun pasangan Djoss meraih 39,77 persen. Calon Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi bersyukur atas pencapaian tersebut. Sejak awal dirinya yakin Eramas akan unggul.

”Insya Allah sekali lagi saya katakan, hasil sementara quick count ini merupakan syukur kami atas amanah rakyat yang diberikan kepada Eramas. Amanah rakyat ini yang harus saya pegang,” kata Edy dalam wawancara di Medan, Sumatera Utara, Rabu (27/6/2018).

Mantan Pangkostrad ini menegaskan, amanat rakyat harus dipegang sungguh-sungguh. Tanggung jawab itu tidak hanya di dunia, tetapi juga di akhirat kelak.

”Bahaya sekali karena di akhir kelak saya nanti, ini antara neraka dan surga (pertanggungjawabannya). Dengan potensi Sumut yang luar biasa, inilah awal kebersamaan kita membangun Sumut,” kata dia.

Ketua Umum PSSI ini menerangkan, ada lima prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan Eramas. Pertama, sektor ketenagakerjaan. ”Rakyat ini harus kerja. Kalau kerja dia punya duit. Kalau punya duit dia bisa menyekolahkan anaknya,” kata Edy.

Kedua, pendidikan. Eramas akan mengikuti undang-undang yang mengamanahkan agar 20 persen APBD dialokasikan untuk pendidikan. ”Ketiga, kesehatan. Angka stunting kita masih banyak sekali. Kemudian infrastruktur yang sangat memengaruhi pendapatan dan kesejahteraan, dan kelima, nelayan dan pertanian,” ujarnya.