Dalam Kurun Waktu Sepekan Polres Karo Tangkap 6 Pengedar Narkoba

Dalam Kurun Waktu Sepekan Polres Karo Tangkap 6 Pengedar Narkoba

Sipayo.com – Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Tanah Karo terus melakukan pengungkapan tindak penyalahgunaan Narkotika di Kabupaten Karo. Dalam sepekan terakhir enam pengedar barang haram tersebut dibekuk aparat di sejumlah lokasi terpisah.

“Maraknya peredaran narkoba dewasa ini sangat berpengaruh terhadap terselenggaranya kamtibmas di tengah tengah warga Kabupaten Karo. Perilaku pemakai barang haram itu lebih condong ke yang bersifat negatif. Maka dari itu kita terus berupaya meminamilisir peredaran Narkotika tersebut,”ujar Kasatres Narkoba Polres Tanah Karo, AKP Sopar Budiman, Sabtu (14/7) diruang kerjanya.

Keseriusan pihaknya memberantas narkoba jenis sabu sesuai dipaparkan AKP Sopar, dimana dalam seminggu terakhir enam pengedar sekaligus pemakai sabu – sabu diamankan di Kecamatan Berastagi, Kabanjahe dan Dolat Rayat.

Pertama,  tersangka TG warga Desa Sampun Kecamatan Dolat Rayat ditangkap pada Kamis 5 Juli 2018 di sebuah warung kopi di Desa Sampun. Dari tangan tersangka diamankan 0,12 gram sabu – sabu beserta empat paket klip bening, kaca pirex dan sebuah pipet yang diduga sebagai alat untuk menghisap sabu.

Kedua, tersangka RP alamat Komplek Stadion Desa Samura Kabanjahe dibekuk di Jalan Samura, Kelurahan Gung Negeri, Kecamatan Kabanjahe pada Senin 9 Juli 2018. Dari tangan tersangka diamankan 19 (sembilan belas) paket plastik bening berisikan narkotika  jenis sabu setelah ditimbang dengan berat brutto seluruhnya  2,94 gram.

Satu unit sepeda motor Merk Honda Revo BK 3411 SG warna hitam silver, 1  unit handphone merk Samsung warna silver, uang tunai sebesar Rp 165.000,-.  Enam peket narkotika jenis ganja yang dibungkus dengan kertas nasi warna cokelat dengan berat brutto 6,68 gram, 1 buah kaca pirek terpasang kompeng warna cokelat serta tiga buah pipet plastik warna bening.

Selanjutnya, tersangka JT warga Kelurahan Gung Leto Kabanjahe diamankan di rumah kontrakannya Gang Brahmana Kabanjahe pada Senin 9 Juli 2018. Dari tersangka diamankan barang bukti 20 paket plastik bening berisikan narkotika  jenis sabu setelah ditimbang dengan berat brutto seluruhnya  2,14 gram, 1 bal plastik bening berles merah dalam keadaan kosong, 1 unit timbangan elektrik warna silver dan 1 buah pipet plastik.

Kemudian tersangka TA dan AKS warga Desa Tongkoh Kecamatan Dolat Rayat ditangkapn pada Selasa 10 Juli 2018 di Desa Kacaribu Kecamatan Kabanjahe. Dari kedua tersangka diamankan enam paket plastik bening berisikan narkotika  jenis sabu dengan berat brutto 15, 74 gram, dua bal plastik bening berles merah dalam keadaan kosong dan 1 unit timbangan merk Ion warna hitam.

Selanjutnya, tersangka SB warga Jalan Kolam Lembah Kemakmuran, Kecamatan Berastagi dibekuk pada hari Kamis 12 Juli di Jalan Gundaling Berastagi. Dari tangan SB diamankan 3 paket plastik bening berisikan narkotika  jenis sabu setelah ditimbang dengan berat brutto seluruhnya  1,32 gram.

Satu lembar tisu warna putih sebagai pembalut, 1 unit Sepeda Motor merk Honda Scoopy, uang tunai sebesar Rp. 36.000. (Tiga puluh enam ribu), dan 1 lembar plastik assoy warna biru.

“Kita himbau kepada masyarakat agar segera melaporkan tindak penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Karo dan terima kasih kepada warga yang telah memberi laporan. Mayoritas tangkapan tersebut kita dapat informasinya dari masyarakat,”kata AKP Sopar Budiman.

Disampaikannya, akan dilakukan pengembangan terhadap jaringan – jaringan tersangka tersebut diatas.  Tersangka dijerat dengan pasal 112 dan 114 UU No. 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (Ebn)