Inneke Koesherawati Turut Diperiksa KPK Terkait OTT di Lapas Sukamiskin

Inneke Koesherawati Turut Diperiksa KPK Terkait OTT di Lapas Sukamiskin

Sipayo.com – Operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Sukamiskin Bandung, Jawa Barat langsung menjadi pemberitaan hangat disejumlah media nasional.

Dalam OTT yang digelar, selain menangkap Kalapas Sukamiskin Wahid Husen, KPK juga turut menciduk narapidana kasus korupsi Fahmi Darmawansyah. Fahmi sendiri merupakan suami aktris Inneke Koesherawati.

Fahmi diduga sebagai pemberi suap ke Wahid, sehingga KPK juga turut menggeledah kamarnya. Kini Fahmi tengah menjalani pemeriksaan KPK. Dikabarkan pula, Inneke Koesherawati turut diperiksa sebagai saksi.

“Ya (Fahmi Darmawansyah ikut ditangkap). Dia pemberi (ke Wahid Husen),” terang sumber penegak hukum di KPK saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (21/7/2018).

Fahmi mendekam di Lapas Sukamiskin setelah divonis dua tahun delapan bulan penjara dan denda Rp150 juta subsider tiga bulan kurungan, oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Ia terbukti memberikan suap kepada pejabat Badan Keamanan Laut (Bakamla).

Pemberian uang itu dimaksudkan agar perusahaan Fahmi, PT Melati Technofo Indonesia, mendapat proyek di Bakamla tahun anggaran 2016.

Sebelumnya, majelis hakim pada Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (24/5/2017), menjatuhkan vonis dua tahun dan delapan bulan penjara bagi Direktur Utama PT Merial Esa, Fahmi Darmawansyah. Fahmi juga diwajibkan membayar denda Rp 150 juta subsider 3 bulan kurungan.

Menurut hakim, suami artis Inneke Koesherawati ini terbukti menyuap empat pejabat Badan Keamanan Laut (Bakamla). Suap tersebut terkait proyek pengadaan monitoring satelit di Bakamla.

“Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut,” ujar Ketua Majelis Hakim, Yohanes Priana saat membacakan amar putusan.