Kalah Debat Soal Talak 3 di Televisi, Ulama Ini Tega Aniaya Perempuan

Kalah Debat Soal Talak 3 di Televisi, Ulama Ini Tega Aniaya Perempuan

Sipayo.com – Acara debat di salah satu stasiun televisi di India mendadak ricuh. Pasalnya, Ejaz Arshat Qasmi, ulama ternama di negara tersebut berkali-kali menampar seorang perempuan bernama Farah Faiz yang berprofesi sebagai pengacara.

Kericuhan bermula saat keduannya di undang oleh stasiun televisi yang membahas tentang keabsahan talak tiga bagi suami yang mau menceraikan istrinya. Praktik talak tiga tersebut dilarang dalam hukum India, karena banyak kalangan pria Muslim di negara tersebut terbiasa secara sepihak menceraikan sang istri hanya dengan mengatakan ‘cerai’ sebanyak tiga kali atau mengirimkan talak melalui pesan singkat ponsel.

Dalam acara debat tersebut, keduanya pun terlibat pertengkaran. Ejaz sebagai ulama yang bersatus mufti dan bisa mengeluarkan fatwa, mengatakan praktik talak tiga seperti itu dibenarkan secara agama.

Disisi lain, pernyataan Ejaz ini dibantah oleh Farah. Pengacara tersebut menegaskan talak tiga tidak dikenal sebagai bentuk pernyataan cerai dalam Alquran.

Sedetik kemudian, keduanya lantas berdiri, saling tunjuk, dan terjebak dalam debat kusir. Saat itulah Mufti Ejaz mendekati Farah dan berkali-kali menampar perempuan tersebut.

Tiga tamu lain acara tersebut secara cepat melerai ketika Farah mencoba melawan ulama patriarkis tersebut.

Seusai acara tersebut, stasiun televisi Zee Hindustan membuat laporan pengaduan kepada aparat kepolisian, atas aksi penganiayaan ulama Ejaz terhadap Farah.

Tak butuh waktu lama, polisi langsung menangkap ulama Ejaz dan menahannya untuk 14 hari ke depan.

”Kami mengutuk perilaku ulama Ejaz terhadap Farah. Insiden itu merupakan penghinaan terhadap kaum perempuan. Dia juga melontarkan pernyataan melecehkan terhadap aktivis perempuan Amber Zaidi yang juga menjadi tamu kamu,” tulis redaksi Zee Hindustan melalui media sosial.

Sementara Mahkamah Agung India melarang praktik talak tiga utuk perceraian sejak Agustus 2017. MA India menilai praktik talak tiga itu inkonstitusional karena tidak mengandung prinsip kesetaraan, perlindungan kehidupan, dan kebebasan pribadi.