Ledakan Bom Mobil di Filipina, Warga Indonesia Diduga Terlibat

Ledakan Bom Mobil di Filipina, Warga Indonesia Diduga Terlibat

Foto: Ilustrasi Bom

Sipayo.com – Seorang warga Indonesia diduga terlibat dalam serangan bom mobil yang meledak di dekat pos keamanan militer di Lamitan, Basilan, Filipina Selatan, Selasa (31/7) pagi.

Ledakan bom tersebut menewaskan 10 orang dan melukai setidaknya lima lainnya. Insiden itu diduga didalangi kelompok yang berafiliasi dengan ISIS.

Berdasarkan keterangan sumber militer Filipina, ledakan itu terjadi sekira pukul 5.45 pagi di pos pemeriksaan di Kota Lamitan. Ledakan terjadi beberapa saat setelah tentara menghentikan sebuah van dan berbicara kepada pengemudinya.

Beberapa laporan dari sumber lainnya yang dilansir Manila Bulletin, Selasa (31/7/2018) mengatakan, ledakan itu menewaskan seorang tentara, empat anggota milisi, dan beberapa warga sipil. Di antara korban tewas terdapat seorang yang diyakini sebagai warga negara Indonesia yang mengemudikan van berisi bom tersebut.

Komandan Pasukan Gugus Tugas Basilan, Kolonel Fernando Reyeg mengatakan, pihak berwenang tengah menyelidiki kemungkinan insiden ini sebagai sebuah serangan bom bunuh diri. Dia menambahkan, Gugus Tugas Basilan telah meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang lagi.

Kelompok militan Abu Sayyaf diduga kuat berada di balik ledakan bom tersebut. Gubernur Basilan, Jim Saliman mengatakan, dia menerima laporan bahwa Abu Sayyaf bertanggung jawab atas serangan itu,namun dia tidak memberikan keterangan lebih lanjut.