4 Ulah Manusia Ini Membuat Bumi Menjadi Semakin Bertambah Panas

4 Ulah Manusia Ini Membuat Bumi Menjadi Semakin Bertambah Panas

Foto : Ilustrasi

Sipayo.com – Pemanasan global yang biasa disebut juga dengan global warming adalah sinar matahari yang memancarkan cahayanya sampai menembus ke lapisan atmosfer sehingga menyebabkan sebuah radiasi yang gelombang nya akan diserap oleh gas rumah kaca sehingga menyebabkan sebuah gelombang terperangkap ke dalam sebuahg atmosfer bumi.

Penyebab pemanasan global adalah dikarenakan oleh ulah manusia sendiri dengan pertumbuhan populasi teknologi dan industri serta penambahan populasi penduduk  yang semakin bertambah dan hal ini lah yang akan menyebabkan pemanasan global di seluruh dunia.

Berikut adalah inilah 4 penyebab pemanasan global :

1. Karena efek rumah kaca

Para ilmuwan memperingatkan bahwa efek gelombang panas domino akan naik lebih dari 2 derajat celsius. Menurut Laporan, “Sistem Bumi Trajektori di Anthropocene,” yang diterbitkan dalam American Proceedings of National Academy of Sciences, mengatakan suhu rumah kaca bisa menyebabkan kenaikan 4 derajat hingga 5 derajat celsius lebih tinggi dari tingkat industri.

2. Penebangan hutan secara liar

Penebangan liar dapat berdampak negatif terhadap lingkungan. Dampak paling parah adalah hilangnya habitat bagi jutaan spesies. Delapan puluh persen hewan dan tumbuhan hidup di hutan. Tapi setelah ada penebangan liar, mereka tidak bisa bertahan hidup, karena manusia menghancurkan rumah mereka.

Selain menghilangkan tempat tinggal hewan dan tumbuhan, penebangan liar juga menyebabkan perubahan iklim. Tanah hutan sudah lembab, tetapi jika tak dilindungi oleh dedaunan dari sinar matahari, maka tanah akan mengering. Pohon juga membantu melestarikan siklus air dengan mengembalikan uap air ke atmosfer. Tanpa ada pohon, maka hutan akan tandus.

Pohon juga berperan penting dalam menyerap gas rumah kaca yang memicu pemanasan global. Semakin sedikit hutan berarti semakin banyak gas rumah kaca yang masuk ke atmosfer, maka semakin parah pemanasan global.

3. Kegiatan industri yang berlebihan

Sebuah kelompok yang terdiri dari 1.300 ahli ilmiah independen dari negara-negara di seluruh dunia di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa, menyimpulkan ada kemungkinan lebih dari 95 persen kegiatan manusia selama 50 tahun terakhir menjadi penyebab global warming.

Kegiatan industri di zaman modern ini meningkatkan jumlah karbon dioksida ke atmosfer, dari 280 daerah hingga 400 daerah dalam 150 tahun terakhir. Kelompok itu juga menyimpulkan ada kemungkinan 95 persen gas rumah kaca yang dihasilkan manusia seperti karbon dioksida, metana, dan nitrogen oksida, menjadi penyebab peningkatan suhu bumi selama 50 tahun terakhir.

Selain itu, beberapa peneliti juga mengambil sampel udara murni dari puncak gunung di Hawaii setiap bulan sejak 1958 dan menganalisis unsur-unsurnya. Pengamatan mereka menunjukkan bahwa jumlah dan komposisi isotop CO2 berubah, dan mereka yakin ini adalah perbuatan manusia, termasuk emisi karbon dari pembakaran bahan bakar fosil.

4. Pencemaran karbon akibat ulah manusia

Beberapa orang menyatakan bahwa pemanasan global saat ini adalah hasil dari keadaan alami dalam iklim Bumi. Meskipun begitu, manusia menjadi penyebab utama perubahan iklim tersebut. Pencemaran karbon dari mobil, truk, pesawat, pembangkit listrik, pabrik dan peternakan adalah masalah utama pemanasan global. Karbon dioksida dan gas rumah kaca lainnya menyerap panas, menyebabkan suhu global meningkat, mengubah iklim.

Menurut laporan tahun 2014 dari Asosiasi Amerika untuk Kemajuan Ilmu Pengetahuan, masyarakat terbesar di dunia menyebabkan perubahan iklim. Salah satu perilaku sepele mereka adalah merokok. Selain menjadi penyumbang pemanasan global, merokok juga menyebabkan kanker paru-paru.