Alamak! Pria Aceh Ini Cabuli Anak Tirinya Berulang Kali

Alamak! Pria Aceh Ini Cabuli Anak Tirinya Berulang Kali

Foto: Ilustrasi

Sipayo.com – Seorang pria berinisial DI (28) asal Kabupaten Aceh Besar, tega cabuli anak tirinya yang masih duduk di bangku SD saat kondisi rumah dalam keadaan sepi.

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, AKP M Taufiq, mengatakan pihaknya telah menangkap seorang pelaku pencabulan anak di bawah umur di Kecamatan. Darussalam, Aceh Besar. Perbuatan cabul ini dilaporkan oleh ayah kandung korban, Iskandar (34) ke polisi dengan Laporan Polisi Nomor : LP.B / 518 / VIII / YAN 2.5 / 2018, Tanggal 28 Agustus 2018.

Setelah mengumpulkan cukup bukti, polisi langsung menyelidikan dan menangkap pelaku pada Rabu (29/8) sekitar pukul 19.20 WIB di rumahnya di Kecamatan. Darussalam, Aceh Besar.

“Dari hari hasil interogasi awal, pelaku mengakui telah melakukan pencabulan terhadap korban, tapi tidak sampai bersetubuh” kata Taufik, dikonfirmasi kumparan Kamis (30/8).

Tapi, berdasarkan hasil keterangan pelapor, kejadian yang menimpa anaknya itu terjadi pada sekitar pertengahan Agustus 2018. Saat itu korban berada bersamaan dengan pelaku ketika kondisi rumah sedang sepi. Karena tak sanggup menahan nafsu, pelaku mencabuli korban.

Tak hanya itu, prilaku bejat tersebut telah dialami korban berulang kali sejak pertengahan 2016 hingga 2017 lalu. Ayah kandung korban diberi tahu oleh istri atau ibu tirinya. Menurut pengakuan korban, pelaku sebelumnya telah melakukan persetubuhan sebanyak 5 kali. Dari hasil visum Et Repertum bahwa terdapat luka bekas persetubuhan dan yang dilakukan oleh pelaku.

“Atas kejadian tersebut pelapor yang merupakan ayah kandung dari korban merasa keberatan serta melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Banda Aceh guna pengusutan lebih lanjut,” tutur dia.

“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi antara lain, yakni orang tua korban dan pemeriksaan terhadap korban bahwa benar pelaku yang merupakan ayah tiri telah menyetubuhi sang anak,” ucap Taufik.

Saat ini pelaku telah dibawa dan diamankan di unit PPA Polresta Banda Aceh guna dilakukan proses lebih lanjut.