Ini Sosok Polisi yang Tangkap Richard Muljadi sang Cucu Konglomerat

Ini Sosok Polisi yang Tangkap Richard Muljadi sang Cucu Konglomerat

Foto:  Kombes Herry Heryawan

Sipayo.com – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya masih memeriksa cucu konglomerat Kartini Muljadi, Richard Muljadi, karena kedapatan menggunakan narkoba jenis kokain di salah satu restoran mewah di mal kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Rabu, 22 Agustus 2018.

Dari data dari Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, Richard ditangkap berkat ‘endusan’ perwira menengah kepolisian yang sering bersinggungan dengan teroris yakni Kombes Herry Heryawan.

Sepak terjang Herry paling banyak bersinggungan dengan bidang reserse. Dari kriminal jalanan hingga penjahat kelas kakap pun pernah dia taklukan. Bahkan sejumlah gembong teroris juga dia tangkap.

Dengan keahlian Herry, dia bisa memasukkan Richard Muljadi ke dalam penjara karena kasus narkoba. Tak hanya itu, nama Herry yang biasa dipanggil Herimen punya segudang prestasi selama berkarier di kepolisian, di antaranya:

Saat menjabat sebagai Kasubdit Tahbang (Resmob) Ditreskrimum Polda Metro Jaya

Tahun 2011

1. Pencurian dengan kekerasan toko emas di Sunter, Jakarta Utara
2. Pencurian dengan kekerasan lintas provinsi kelompok John Tamba
3. Pembobolan kartu kredit
4. Razia preman ‘Operasi Premanisme dan Kejahatan Jalanan’

Tahun 2012

1. Pencurian dengan kekerasan toko emas di Ciputat
2. Pengungkapan senjata api rakitan dan airsoft gun di Cipacing, Jawa Barat
3. Pencurian dengan kekerasan mini market
4. Pencurian dengan kekerasan dalam taksi
5. Pembunuhan wartawan TVRI
6. Pencurian dengan kekerasan nasabah
7. Pencurian dengan kekerasan karyawan SPBU di Tol
8. Pencurian kendaraan bermotor roda 2
9. Penggelapan dan penipuan kendaraan roda 4
10. Pengerusakan mobil di kantor KONI
11. Bentrok antara kelompok preman di Taman Palem Cengkareng
12. Penangkapan John Kei
13. Penusukan di Cafe Kemang 999
14. Perampasan mobil oleh debt collector
15. Pembunuhan PNS di Kembangan
16. Pembunuhan pengamen di Roxy

Tahun 2013

1. Pencurian kendaraan bermotor lintas provinsi kelompok Radja
2. Penangkapan Hercules
Saat bertugas jadi Kasubdit Umum (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya

Tahun 2013

1. Pengungkapan senjata api rakitan dan airsoft gun Cipacing II

Tahun 2014

1. Pembunuhan berencana Holly Angela
2. Pencurian dengan kekerasan John Weku
3. Pembunuhan wanita dalam koper (Tante Heny)
4. Pembunuhan anggota polisi di wilayah Jakarta
5. Pencurian dengan kekerasan Bank BRI Panongan, Tanggerang
6. Pencurian dengan kekerasan rumah mewah di Pondok Indah kelompok Pian Palembang

Tahun 2015

1. Pencurian dengan kekerasan dalam taksi
2. Pencurian dengan kekerasan antar provinsi spesialis SPBU (BEGAL)
3. Pembunuhan Dedeuh alias Tata Tebet
4. Penipuan WNA Republik Rakyat Tiongkok di daerah Pantai Indah Kapuk, Pondok Indah dan Kemang.

Pengungkapan Kasus Terorisme

Beberapa operasi pemberantasan terorisme yang pernah diikuti adalah:

1. Penyidikan kasus pengeboman Hotel JW Marriot pada tahun 2009. Pada operasi ini berhasil ditangkap pelaku utama pengeboman di Jati Asih (Agustus 2009) dan Kelompok Ibrahim (Agustus 2009).

2. Terlibat dalam penangkapan gembong teroris yang paling dicari yaitu Noordin M. Top di Solo (Agustus 2009)

3. Terlibat dalam pengungkapan aktivitas pelatihan terorisme di Aceh pada tahun 2010

4. Terlibat dalam penangkapan pemimpinan Jamaah Islamiyah Indonesia Abu Bakar Ba’asyir di Banjar Jawa Barat Agustus 2010.

5. Terlibat dalam penyergapan kelompok Kodrat (Mujahidin Indonesia) yang melakukan Pencurian dengan kekerasan toko emas di Bekasi tahun 2013.

6. Terlibat dalam penyergapan kelompok Abu Roban (Mujahidin Indonesia Bagian Barat), di Kendal 2013.

7. Terlibat dalam penumpasan aksi teroris yang dilakukan secara terpadu, dimulai dari:

8. Penyelidikan kasus bom di Vihara Ekayana Jakarta Barat.

9. Terlibat dalam kasus Pencurian dengan kekerasan Bank BRI di Panongan Tangerang.

10. Terlibat dalam penangkapan aktor utama terkait peristiwa di atas yaitu Kelompok Nurul Haq diikuti dengan penembakan di lokasi kejadian di Ciputat, pada 31 Desember 2013.