Sejumlah Pelaku Kejahatan Disikat Polres Labuhanbatu, Begini Penjelasan Kapolres

Sejumlah Pelaku Kejahatan Disikat Polres Labuhanbatu, Begini Penjelasan Kapolres

Sipayo.com – Polres Labuhanbatu dibawah Komando AKBP Frido Situmorang di jajaran Satuan Reskrim dibawah naugan AKP Tenku Fathir mendoor pelaku pencurian dan kekerasan. Selain itu mereka juga melibas pelaku lainya seperti copet, jambret dan premanisme yang menggangu ketertipan di wilayah hukum yang dipimpin mereka.

Melalui pers rilisnya, Kapolres mengatakan pada sejumlah wartawan, timsus Rajawali Polres Labuhanbatu berhasil mengamankan 32 pelaku kasus curat, curas, premanisme dan pelaku pungli.

Begitu juga, ada 16 kasus kejahatan dan 19 tersangka yaitu Curat 12 kasus, Curas 1 kasus, 3 kasus curanmor dan 2 kasus masih dalam penyelidikan.

“Sedangkan 29 pelaku dalam pembinaan dan akan dipulangkan ke pihak keluarga, termasuk kasus pengutipan liar di jalan,”Kata  Kapolres AKBP Frido Situmorang didampingi Kasat Reskrim AKP Teuku Fathir Mustafa, Senin (20/8/2018) dalam pers rilisnya di Mapolres Labuhanbatu.

Menurutnya, dalam tiga pekan pihaknya merincikan ada 2 kasus menonjol yang mereka tangani, seperti kasus curas dengan modus mengajak korban minum kopi dan memasukkan obat mata merk insto dan obat penenang ke dalam minuman korban.

“Setelah korban tidak sadarkan diri baru pelaku berinisial Belet dan istrinya ikut melakukan aksi dan menggasak harta benda korban seperti sepeda motor dan korban dibuang di kebun kelapa sawit di daerah Sisumut, Kabupaten Labusel,” papar Kapolres.

Dirincikan Frido, AP inisial Belak (33) (Didoor) penduduk Dusun Janji Matogu, Desa Simangambat, Kabupaten Padang Lawas Utara, dia berhasil diamankan berikut barang bukti dan penadahnya.

Selain itu, data yang diterima beliau adalah seorang residivis dan sudah 2 kali melakukan tindakan yang sama.

“Kini tersangka dikenakan pasal Pencucian dengan kekerasan Pasal 365 KHUPidana dengan ancaman 9 tahun kurangan penjara,” sebut Frido.

Selain itu, tambahnya, pihaknya juga mengamankan seorang pelaku kasus pencabulan berinisial H (63) warga Dusun Binjai, Desa Teluk Binjai, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labura.Beliau diamankan karena melakukan pencabulan anak dibawah umur.

Bunga (Bukan nama sebenernya) dicabuli pelaku dengan modus operandi berjanji memberikan uang jajan sebesar Rp10 ribu,pelaku dengan paksa melakukan aksi nekatnya berbuat cabul. Akibat perbuatan pelaku saat ini korban mengalami trauma.

“Kedua kasus ini adalah kasus paling menonjol dalam 3 sepekan ini,” bilang mantan Kanit Tipikor Polda itu.

Terhadap pelaku H, disangkakan Pasal 82 ayat (1) UU RI no 17 Tahun 2016 tentang penetapan kedua atas UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-undang (Ancaman hukuman 15 Tahun penjara).

Adapun barang bukti yang berhasil disita dari seluruh Hasil tindak kejahatan 1 unit Mobar Dumb Truk, Uang sebesar 9 juta, 2 kalung emas, 11 Handphone, 3 unit Sepeda Motor, 1 Laptop, 1 Televisi, Kunci T 11, dan lainnya.

“Dengan berhasilnya diamanakan para pelaku tindak kejahatan ini, mudah-mudahan ke depannya semakin berkurang tindak kejahatan di wilayah hukum Polres Labuhanbatu ini,”Ungkapnya. (Abi)