10.000 Nelayan Demo Dikantor Gubernur Sumatera Utara, Begini Respon Edy Rahmayadi

10.000 Nelayan Demo Dikantor Gubernur Sumatera Utara, Begini Respon Edy Rahmayadi

Foto: Edy Rahmayadi

Sipayo.com – Sekitar 10.000 warga yang berkeja sebagai nelayan asal Kab Asahan, Kab Batu Bara, dan Kab Tanjung Balai melakukan aksi damai di depan kantor gubernur Sumatera Utara (Sumut).

Nelayan yang mengatas namakan diri sebagai Himpunan Nelayan Kecil Modern Sumatera Utara itu menuntuk Gubernur Sumut agar memberi jaminan kebebasan untuk menangkap ikan di laut karena salama ini sering terjadi penembakan oleh polisi air (polair) terhadap mereka para nelayan.

Lantas bagaimana respon gubernur Sumut Edy Rahmayadi? Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengatakan ada satu pihak yang tidak menghendaki pukat payang untuk mencari ikan di laut.

“Memang sudah ada aturannya itu ada dua mil ada empat mil, tapi kita lihat dan kita pelajari, tapi kita tidak boleh memaksakan kehendak nanti ini diizinkan yang lain malah ribut,” kata Edy Rahmayadi di depan kantor Gubernur Sumatera Utara, Kamis (13/09/2018).

“Nanti kita pelajarin dan kita putuskan, siapa yang melanggar putusan itu berarti dia melanggar hukum,” lanjut Edy.

Saat ditanya soal di lapangan yang sering bentrok sesama nelayan, Edy mengatakan akibat adanya yang mengadu domba. “Kalau gak ada yang mengadu domba tak bentrok orang itu, memang itu susah namanya cari makan, bos-bosnya ini yang perlu jumpa saya,” ujarnya.

Dan beberapa nelayan yang telah ditangkap oleh Polair, Edy mengatakan kalau salah wajar ditangkap. “Kalau salah ya ditangkap masak dilepasin, polisi harus tegas siapa salah harus tangkap, kalau dia gak tangkap berarti polisinya yang tidak jalankan amanahnya,” tutup Edy.