Alamak! Remaja Cantik Ini Tewas Dibunuh Mantan Pacar

Alamak! Remaja Cantik Ini Tewas Dibunuh Mantan Pacar

Foto: Ilustrasi

Sipayo.com – Remaja cantik asal Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tewas dibunuh mantan pacarnya. Jenazah SR (16) ditemukan dalam kondisi sudah membusuk.

Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan mengatakan korban ditemukan dalam keadaan sudah membusuk di perkebunan teh Rancabolang yang berada di wilayah Kecamatan Pasirjambu, Minggu (23/9) lalu.

“Awal mulanya ada laporan orangtua, ada kehilangan anak sekitar Tanggal 11 September lalu,” kata Indra usai gelar perkara di Mapolres Bandung, Jalan Bhayangkara Soreang, Selasa (25/9/2018).

Dalam gelar perkara itu, polisi menunjukan sejumlah barang bukti yang dikenakan korban di antaranya jepit rambut, jam tangan dan cincin. Telepon genggam dan sepeda motor yang digunakan pelaku.

Pihaknya langsung menindaklanjuti laporan tersebut, dengan mengerahkan anggota Satreskrim Polres Bandung yang dipimpin oleh Kasatreskrim Polres Bandung AKP Firman Taufik dan anggota polsek.

“Mayat korban ditemukan di daerah Pasijambu oleh masyarakat yang sedang berkebun dan membawa anjing. Kemudian terdengar suara gonggongan anjing dan mengarah kesitu (TKP) kemudian orang tersebut mengikuti anjingnya dan menemukan sesosok mayat,” ungkap dia

Indra menuturkan warga langsung melaporkan penemuan mayat ini Polsek Pasirjambu. Saat ditemukan tidak ada identitas yang dibawa korban. Polisi langsung melakukan penyelidikan.

“Kita lakukan penyelidikan, memeriksa saksi-saksi, disimpulkan korban berinisial S, yang betul dilaporkan orang tuanya hilang Tanggal 11 (September) tersebut.” tutur dia

Dari pemeriksaan saksi, pihaknya berhasil menetapkan dua orang tersangka berinisial R (16) mantan pacar korban dan teman R berinisial D (14) yang berperan melancarkan aksi pembunuhan ini.

“R dan D sudah kita amankan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas dia.

Korban dibunuh dengan cara dibentur menggunakan batu dan dicekik.

“Korban diajak keluar, dilakukan penganiayaan yang menyebabkan kehilangan nyawa. Alat yang digunakan menggunakan batu dan korban dicekik,” ujar Indra.