Ternyata Ini Alasan Kwik Kian Gie Dukung Prabowo-Sandi

Ternyata Ini  Alasan Kwik Kian Gie Dukung Prabowo-Sandi

Foto: Kwik Kian Gie

Sipayo.com – Politisi PDI Perjuangan Kwik Kian Gie resmi menjadi penasihat ekonomi pasangan Pabowo Subianto – Sandiaga Uno yang akan maju dalam Pilpres 2019.

Kenapa Kwik memberikan dukungan kepada Prabowo – Sandiaga sementara ia pernah dekat dengan petinggi PDI Perjuangan? Berikut alasan di balik dukungan Kwik kepada Prabowo – Sandiaga.

1. Kwik Merasa Megawati Cuek

Bermula ketika Kwik Kian Gie menulis buku dengan judul “Platform Presiden” yang berisikan pemikirannya di bidang ekonomi dan pandangannya terhadap kondisi ekonomi pada 2004.

“Tahun 2004 saya menulis booklet yang judulnya “Platform Presiden”, siapapun yang terpilih jadi presiden di 2004 tolong lah untuk memperhatikan pointer-pointer ini yang saya yakini perlu dilakukan tapi tidak ada respons sama sekali, tidak ada perhatian sama sekali,” ucap Kwik di Kertanegara, Jakarta (17/9).

2. 2009-2014 juga masih acuh

Meski begitu, Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional era Presiden Megawati Soekarnoputri itu terus menulis dan menerbitkan buku yang kedua kalinya dengan harapan agar pesan yang ia sampaikan lewat bukunya mendapat perhatian dari Megawati.

“Kemudian saya tulis lagi di tahun 2009 juga tidak ada respons sama sekali,” ucapnya. “Tahun 2014 saya ingin memperbarui untuk menyesuaikan dengan keadaan ekonomi saat itu tapi ketika saya baca yang tahun 2009 itu masih relevan, jadi tidak jadi (menulis buku),” papar Kwik.

3. Jokowi juga cuek

Kwik juga bercerita bagaimana masukannya tak diacuhkan Jokowi ketika masih jadi Gubernur DKI Jakarta. Beberapa waktu lalu, tepatnya ketika suami Megawati wafat, Kwik bertemu Jokowi. Kwik mengaku menyodorkan data-data serupa seperti yang dia tulis di buku ‘Platform Presiden’ ke Jokowi.

“Ketika beliau (Jokowi) sudah menjadi gubernur, tepatnya pada hari Pak Taufik Kiemas dimakamkan, itu jam 14.30 WIB saya melayat ke Teuku Umar (kediaman Megawati). Begitu masuk menemui Pak Jokowi pertama kali sebagai gubernur. Langsung saya berikan segepok hard copy plus cukup banyak sekali soft copy,” paparnya.

Namun sayang, ternyata Jokowi disebut tak merespons. “Satu kata pun tidak ada reaksi, tidak ada sambutan apa-apa,” kata Kwik.

4. Kwik merasa diperhatikan oleh Prabowo 

Kwik terus menulis buku dan yang rencananya akan terbit pada 2019 nanti. Bukunya belum rampung, Kwik dipanggil oleh Prabowo. Menurutnya, itu adalah sebuah bentuk perhatian yang luar biasa kepadanya.

“2019 saya berpikir, baru coret-coret catatan untuk menyesuaikan, eh dipanggil Pak Prabowo, ternyata Pak Prabowo memiliki perhatian yang begitu besar dan intensif, dibaca satu-satu, di tandai, saya diajak diskusi, nah lalu kita diskusi, ketika diskusi itu Prabowo nanya bagaimana jika jadi penasihat saja. Ya sangat setuju, jelas setuju,” ucapnya.