Alamak! GNR Laporkan Prabowo-Sandi ke Bawaslu Terkait Kebohongan Ratna Sarumpaet

Alamak! GNR Laporkan Prabowo-Sandi ke Bawaslu Terkait Kebohongan Ratna Sarumpaet

Foto: Abhan

Sipayo.com – Pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dilaporkan Garda Nasional Rakyat (GNR) ke Bawaslu RI atas dugaan melakukan black campaign terkait berita bohong Ratna Sarumpaet. Ketua Bawaslu Abhan menyebut pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu laporan GNR.

“Kami akan melihat dulu laporannya apa. Kami dalami. Itu kan. Kami pelajari dulu,” ujar Abhan di Kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (4/10).

Abhan menuturkan semua laporan yang masuk ke Bawaslu akan dikaji terlebih dahulu, disertai dengan bukti-bukti yang diajukan GNR. Termasuk juga adanya tuntutan pemberian sanksi diskualifikasi pasangan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019.

“Dikaji (dulu). Bukti-buktinya apa. Unsur pelanggaran apa. Sanksinya apa. Ya kami mengkaji lebih dulu,” imbuhnya.

Salah satu yang akan dikaji Bawaslu adalah memastikan apakah dalam laporan itu Prabowo-Sandi melakukan pelanggaran administratif hingga unsur pidana.

“Kalau pelanggaran administratif ya pakai mekanisme pelanggaran administratif. Kalau nanti ada unsur pidana, ya nanti kami akan kaji dengan sentra Gakkumdu (Penegakkan Hukum Terpadu),” tutur Abhan.

Terkait hoaks yang dilakukan Ratna Sarumpaet, Abhan meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Serta, tidak menyebarkan berita hoaks yang dapat menimbulkan kegaduhan.

“Ya hati-hati ya. Jangan sebar informasi hoaks ya. Dan janganlah memproduksi dan jangan menyebarkan informasi yang hoaks,” tutupnya.

GNR sebelumnya melaporkan Prabowo-Sandi karena telah menggiring opini masyarakat ke arah politik, karena menuding pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin berada di belakang kasus dugaan penganiayaan Ratna. Setelah Ratna mengakui kebohongannya, barulah tim Prabowo-Sandi mengetahui berita yang disebarkannya adalah hoaks.