Berkunjung ke Desa Kuta Male, Arya Sinulingga Dihadiahi Raga Dayang-dayang

Berkunjung ke Desa Kuta Male, Arya Sinulingga Dihadiahi Raga Dayang-dayang

Sipayo.com – Ketua DPP Partai Perindo Arya Sinulingga menerima hadiah seni anyaman khas Karo, yakni Raga Dayang-dayang, saat berkunjung ke Kuta Male, Kecamatan Kuta Buluh, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara. Hadiah itu sebagai penghormatan terhadap Arya yang dinilai peduli kepada warga.

Raga Dayang-dayang merupakan keranjang khas Tanah Karo, terbuat dari bahan rotan yang dianyam dengan bentuk satu lingkaran, serta bagian alas berbentuk segi empat berdiameter lebih kurang 0,5 sentimeter (cm). Keranjang ini juga dihiasi sejumlah ornamen. Masyarakat setempat menyebutnya dengan julukan bunga gundur.

Raga Dayang-dayang berfungsi untuk tempat kain dan kebutuhan lain oleh wanita bila berpergian maupun berbelanja (sebagai tas). Raga (keranjang) ini masih banyak dipakai sampai sekarang oleh kalangan wanita Karo.

Raga Dayang-dayang yang diberi warga Kuta Male kepada Arya Sinulingga sebagai penghargaan kedatangannya dan kepeduliaannya terhadap desa tersebut.

“Kami memberikan Raga Dayang-dayang ini sebagai penghargaan kedatangannya dan kepeduliaannya terhadap desa kami. Dan memang anyaman khas Karo ini banyak diproduksi di desa kami” kata Kepala Desa Kuta Male, Ijohn Wilkanris Sembiring, Sabtu (29/9/2018) malam.

Bukan hanya sebagai hadiah, Ketua Pengerajin Raga Dayang-dayang di Kuta Male ini juga minta kepada Arya Sinulingga agar dipromosikan ke tingkat nasional.

“Kami meminta kepada Arya Sinulingga agar membantu mempromosikan raga ini, karna raga ini merupakan seni adat Karo,” ujarnya.

Menanggapi hadiah yang diberikan oleh warga kepadanya, Arya Sinulingga yang juga Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo–Ma’ruf Amin mengaku senang dan akan berupaya mempromosikan anyaman khas dari Tanah Karo tersebut.

“Terima kasih atas hadiahnya, ini sungguh tidak ternilai harganya, apalagi sudah dipersiapkan raga yang sudah ada tulisannya Arya Sinulingga. Akan kita coba promosikan anyaman unik khas Karo ini agar semakin banyak dikenal secara nasional,” ujar Arya.