Edy Rahmayadi: Kedatangan Presiden Jokowi Kita Sambut dengan Hangat

Edy Rahmayadi: Kedatangan Presiden Jokowi  Kita Sambut dengan Hangat

Foto: Edy Rahmayadi

Sipayo.com – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi berharap semua pihak, tidak hanya personel keamanan tetapi juga masyarakat Sumut, agar bekerja sama menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif untuk menyambut kedatangan Presiden RI Joko Widodo membuka MTQN XXVII.

Hal ini disampaikan Gubernur Edy saat memimpin Rapat Koordinasi MTQN XXVII bersama tim protokol presiden, panitia pusat, panitia penyelenggara daerah, serta pihak keamanan.

Rapat digelar di Aula Raja Inal Siregar Lantai dua, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro Kota Medan.

“Bapak Presiden itu seperti orang tua kita, jadi kedatangannya harus kita sambut dengan hangat. Buat beliau merasa nyaman di daerah kita. Untuk itu, tolong keamanan rencanakan teknisnya betul-betul detail, dan masyarakat bantu ciptakan suasana yang tertib dan kondusif. Jangan gaduh,” ucapnya, Sabtu (6/10/2018).

Edy yang juga didampingi Wakil Gubernur Musa Rajekshah mengingatkan kembali bahwa prioritas utama kedatangan presiden adalah untuk membuka secara resmi MTQN XXVII, yang direncanakan Minggu (7/10) di Astaka MTQN Jalan Pancing/Williem Iskandar.

“Harap diingat, bahwa MTQN ini adalah event yang penuh khidmat dan hangat. Saudara-saudari kita dari 33 Provinsi dan perwakilan negara-negara sahabat datang, momentum untuk bersilaturahmi dengan sesama. Ini harus menjadi prioritas bersama.  Kita rayakan kebersamaan dalam MTQN bersama Presiden hadir di tengah-tengah kita,” pesannya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Panglima Daerah Militer (Pangdam) I/Bukit Barisan (BB) Mayor Jenderal M Sabrar Fadhilah, saat memimpin teknis pengamanan kedatangan presiden.

“Sumut ini kan rumah kita. Sudah menjadi kewajiban kita sebagai tuan rumah pastikan kedatangan Pak Presiden aman dan nyaman. Untuk itu, mari kerja sama,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumut selaku Ketua Umum Panitia MTQN XXVII  (27) Sabrina mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak yang hadir dan masukan-masukan yang diberikan dalam upaya mensukseskan acara MTQN.

Rapat Koordinasi MTQN XXVII diakhiri dengan doa bersama untuk kelancaran dan keamanan MTQN, dipimpin oleh Pangdam I/BB Mayor Jenderal M Sabrar Fadhilah.

Lebih lanjut tentang teknis pengamanan dibahas dalam rapat internal antara Forkopimda, Paspampres dan Protokol Presiden yang akan ditindaklanjuti dengan geladiresik.

Turut hadir dalam rapat tersebut unsur Forkopimda dan jajarannya, OPD Pemprov Sumut, dan panitia MTQN.

Apel gelar pasukan

Sabtu sore, Mayjen Sabrar memimpin apel gelar pasukan pengamanan VVIP kunjungan Kerja Presiden RI dan Ibu Negara Hj Iriana Joko Widodo ke Wilayah Provinsi Sumatera Utara, di Lapangan Benteng Medan.

Mayjen Sabrar menekan agar pengamanan VVIP yakni Presiden RI Joko Widodo dan Iriana Joko Widodo harus berjalan dengan berhasil.

“Sebagai Panglima Komando Operasional (Pangkoops) saya tekankan, pengamanan VVIP harus berjalan dengan lancar. Tidak ada kata ulangi dalam kegiatan pengamanan VVIP. Semua harus berlanjut sesuai dengan rencana, untuk itu Dansatgas dan Satgas dituntut untuk mampu melaksanakan tugasnya dengan maksimal,” ujar Pangdam saat menjadi Pembina Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP Kunjungan Kerja Presiden RI dan Ibu Negara Hj Iriana Joko Widodo ke Wilayah Provinsi Sumatera Utara, di Lapangan Benteng Medan, Sabtu (6/10/2018).

Sabrar menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan dilakukan untuk benar-benar mengecek kesiapan pasukan pengamanan, baik kesiapan personil maupun materil. Memastikan tiap-tiap satgas, sudah memiliki kesiapan operasional yang mampu untuk menangkal kerawanan dan kontijensi yang diprediksikan dapat terjadi.

“Setelah apel ini, masih akan dilakukan lagi gladi di tempat-tempat yang akan didatangi. Untuk itu, yakinkan betul dan kuasai untuk mengetahui tugas masing-masing secara satuan dan secara individu. Apa tugas-tugas yang harus dilakukan, yakinkan hari ini. Masih ada waktu untuk terus kita menyempurnakan,” katanya.

Untuk mengantisipasi dinamika perkembangan situasi di lapangan, Sabrar menyampaikan beberapa atensi untuk dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas pengamanan. Pertama, masing-masing personil harus memahami tugas dan pedomani prosedur dalam penanganan tindakan di lapangan.

“Kedua, check and recheck sampai detik terakhir. Baik sebelum, selama, dan sesudah Presiden RI dan Ibu Iriana beserta rombongan menuju ke objek yang dituju. Terakhir, adakan kordinasi di lapangan agar permasalahan yang timbul bisa segera diatasi sedini mungkin,” tegas Sabrar.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda Sumut) Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH juga selaku Wakil Panglima Komando Operasional (Wapangkoops) meminta doa restu dari semua pihak agar tugas pengamanan berjalan dengan lancar.

“Pengamanan akan kita laksanakan sesuai dengan yang sudah menjadi SOP. Ada aturannya, akan kita ikuti dan laksanakan, mohon doa restu agar apa yang kita kerjakan bisa berjalan lancar dan sukses,” ucapnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumut (Sekdaprovsu) yang juga merupakan Ketua Umum MTQN XXVII Hj Sabrina turut mengikuti Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP. Sabrina berharap seluruh pihak ikut menjaga keamanan dan kenyamanan selama kunjungan Presiden RI dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo.

“Bukan saja dari sisi aparat keamanan, tapi juga seluruh masyarakat Sumut. Kami imbau untuk bersama-sama melakukan suatu gerakan pengamanan. Sehingga, kunjungan presiden lancar, keadaan aman, dan merasa beliau pun merasa nyaman,” tuturnya.

Istri Gubernur buka Halal Food MTQ

Pameran UKM – Bazar – Halal Food turut memeriahkan perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVII Sumatera Utara Tahun 2018.

Bertempat di Area Gedung Serbaguna Pemprovsu, Sabtu (6/10/2018) dilakukan acara pembukaan yang dihadiri oleh Gunernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi serta Walikota Medan Dzulmi Eldin.

Ketua bidang pameran sekaligus Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sumatera Utara Amran Uteh dalam laporannys menyebutkan ada 317 stand yang terlibat.

Pameran yang diselenggarakan 6-12 Oktober 2018 ini juga dilaksanakan di dua tempat yaitu halaman Gedung Serbaguna dan halaman Asrama Haji Medan.

“Semua stand diberikan secara gratis selama berlangsung dan tidak dikutip biaya apapun,” ungkapnya.

Pameran adalah bagian dari rangkaian MTQ Nasional untuk menumbuhkembangkan dan menggerakkan sektor ekonomi masyatakat.

Seluruh UKM yang tersebar di Indonesia turut berperan aktif dalam acara ini.

“Ada beberapa bentuk demo dan pelatihan bagi pengunjung salah satunya penulisan kaligrafi,” katanya.

Sementara Ketua Pendidik Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sumatera Utara Nawal Lubis menyebutkan pameran sebagai sarana untuk mempromosikan produk unggulan dari setiap daerah.

“Juga sebagai sarana silaturahmi, mempererat kesatuan dan persatuan,” tambahnya.

MTQ, menurut penyampaiannya, tidak hanya sebagai syiar Islam, tapi mampu menjadi pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil.

“Saya percaya kita bisa menguatkan ekonomi produktif yang tidak kalah dari produk luar negeri,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas kerjasama pihak terkait.

Dan mengucapkan selamat mengikuti pameran serta berharap mendapatkan hasil yang maksimal.

Pameran UKM dan Bazar Halal Food resmi dibuka oleh Isti Gubernur Sumatera Utara tersebut ditandai dengan gunting pita.