Joko Widodo Sarankan DPR Agar Tidak Banyak Buat UU, Ini Alasannya

Joko Widodo Sarankan DPR Agar Tidak Banyak Buat UU, Ini Alasannya

Foto: Joko Widodo

Sipayo.com – Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyoroti banyaknya Undang-Undang (UU) maupun regulasi yang ada saat ini. Jokowi menyebut terlalu banyaknya regulasi bisa memperlambat gerak memutuskan tindakan.

“Kita terlalu banyak Undang-Undang, mengatur-ngatur. Kita sering repot karena itu. Regulasi kita ada 42 ribu yang menjadikan kita tidak cepat memutuskan atau tidak cepat fleksibel karena perubahan dunia,” kata Jokowi di Pembukaan Kongres Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi), JCC Senayan, Rabu (17/10/2018).

Agar Undang-Undang atau regulasi tak terlalu banyak, Jokowi mengatakan, dirinya meminta kepada DPR atau Menteri terkait agar peraturan tidak banyak dikeluarkan. Hal paling penting yang ditekankan adalah tanggung jawab masing-masing penyelenggara Undang-Undang itu.

“Saya sudah mulai putus putus itu putusan regulasi. Saya bilang ke DPR, Undang-Undang nggak usah banyak-banyak lah. Regulasi menteri jangan terlalu banyak,” ujar Jokowi.

“Regulasi yang paling penting tanggung jawab moral ,etika kita dan tanggung jawab kita terhadap profesi masing-masing. Ada 42 ribu regulasi. Bayangkan kita sendiri yang buat, kita sendiri yang pusing,” imbuh Jokowi.