36 Kepala Daerah Terkena OTT KPK, Paling Banyak dari Sumatera

36 Kepala Daerah Terkena OTT KPK, Paling Banyak dari Sumatera

Sipayo.com – Wilayah Sumatera menjadi salah satu daerah yang pejabatnya banyak terkena kasus korupsi. Data tersebut diperoleh dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), setidaknya ada 36 kepala daerah di Sumatera yang ‘mencicipi’ status tersangka kasus korupsi.

Tak hanya itu, masih menurut data KPK, 86 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Sumatera juga pernah berstatus tersangka kasus korupsi.

Juru Bicara KPK, Febri Dainsyah, menyebut, jumlah tersebut sejak kepala daerah yang pertama kali ditangkap pada 2004, yaitu Abdullah Puteh, mantan Gubernur Aceh.

Tak hanya Abdullah Puteh, beberapa kepala daerah lainnya dari Pulau Sumatera yang pernah menjadi tersangka di antaranya adalah Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho, juga Gubernur Aceh lainnya, Irwandi Yusuf.

Tak hanya itu, ada juga Gubernur Jambi, Zumi Zola, dan mantan Gubernur Riau, Annas Maamun.

Adapun, daerah dengan jumlah anggota DPRD yang paling banyak ditetapkan sebagai tersangka adalah DPRD Sumatera Utara. KPK telah menetapkan 50 anggota DPRD Sumut sebagai tersangka.

“Data itu posisi kasus kepala daerah di Sumatera sebelum operasi tangkap tangan di Pakpak Bharat,” ujar Febri saat dikonfirmasi, Minggu.

Hari ini, KPK menangkap seorang bupati di Pakpak Bharat, Sumatera Utara. Selain kepala daerah, petugas KPK juga menangkap kepala dinas, pegawai negeri sipil dan pihak swasta.

Sebanyak dua orang ditangkap di Jakarta dan empat orang di Medan. Diduga, penangkapan bupati tersebut terkait dugaan suap proyek infrastruktur di bawah Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pakpak Bharat. KPK mengamankan uang ratusan juta dalam operasi tangkap tangan.