Ini Jurus Presiden Joko Widodo Tingkatkan Kualitas SDM RI

Ini Jurus Presiden Joko Widodo Tingkatkan Kualitas SDM RI

Foto: Joko Widodo

Sipayo.com – Pemerintahan kabinet kerja di sisa akhir tahun menjabat memiliki fokus untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) setelah gencar membangun infrastruktur.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan peningkatan kualitas SDM tidak hanya tergambar dalam anggaran di APBN, tapi juga harus ada aksi nyata.

“Presiden mengharapkan prioritas SDM terefleksikan atau dicerminkan tidak hanya dalam APBN, tapi juga program-program yang dilakukan oleh para kementerian terkait,” kata Sri Mulyani di Istana Bogor, Rabu (21/11/2018).

Seperti diketahui, tahun pada 2019 jumlah anggaran untuk pendidikan mencapai Rp 492 triliun, anggaran bidang kesehatan Rp 123 triliun, dan juga berbagai kebijakan yang menyangkut SDM, apakah menyangkut dana desa dan dari kementerian lembaga lain.

“Pesan presiden adalah seluruh kementerian lembaga harus menggunakan SDM-nya dan juga prioritas untuk melakukan skill upatau peningkatan skala secara signifikan,” ujar dia.

Lebih lanjut Sri Mulyani menyebut, fokus pertama adalah masalah skill. Di sini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah melakukan perubahan proses pembelajaran dengan standar VISA Tes.

“Mendikbud telah melakukan langkah-langkah untuk memperbaiki pertama proses pembelajaran agar standar sesuai dengan apa yang akan diukur dalam ujian VISA tes dan juga sisi training kepada gurunya sehingga kemudian bisa menghasilkan proses belajar yang lebih baik,” jelas dia.

Selain itu, kementerian/lembaga yang memiliki program vokasi pun harus meningkatkan berbagai macam program untuk meningkatkan kualitas SDM.

“Kita ingin agar Kementerian Tenaga Kerja juga meningkatkan skala dari jumlah BPLK yang dari jumlah yang dihasilkan untuk bisa ditingkatkan juga termasuk mengundang berbagai macam pusat pembelajaran, coach training agar mereka bisa meningkatkan keahlian dan skalanya bisa ditingkatkan dr sisi pelatihan dari para pelaku usaha,” ungkap dia.