Temui JK di Makasar, Ini Kata Presiden Joko Widodo

Temui JK di Makasar, Ini Kata Presiden Joko Widodo

Foto: Jokowi dan JK

Sipayo.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk pertama kalinya berkunjung ke kediaman Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di Makassar, Sulawesi Selatan. Jokowi menilai kedatangannya ini sebagai kunjungan kekeluargaan.

“Ini Alhamdulillah saya bisa bersilaturahmi ke rumahnya Bapak Jusuf Kalla. Ini adalah silaturahmi kekeluargaan, makannya juga makan kekeluargaan. Kalau di Jakarta, kan tiap hari, tiap jam ketemu lah,” kata Jokowi di lokasi, Jalan Haji Bau, Makassar, Sulsel, Sabtu (22/12/2018).

“Tapi pertemuan kekeluargaan seperti ini….dan rumah beliau ini bagus sekali,” sambungnya.

Dalam pertemuan ini, berbagai hidangan khas Makassar disajikan JK selaku tuan rumah. Jokowi mencoba beberapa makanan yang dihidangkan.

“Coto Makassar, ikan, mi awak, ikan kakap, ayam sulawesi, telur ikan terbang,” sebutnya.

Jokowi menyebut JK sebagai seniornya di bidang politik maupun ekonomi. Dalam pertemuan ini, keduanya membahas situasi politik dan ekonomi di Makassar.

“Kita tahu semuanya Pak Jusuf Kalla adalah senior saya, beliau sangat senior, punya pengalaman sangat panjang baik di bidang politik maupun ekonomi, dan beliau juga saat ini sangat membantu saya dengan Pak Ma’ruf Amin. Karena beliau adalah Ketua Dewan Pengarah di Tim Kampanye Nasional kita,” ucap Jokowi.

“Tadi beliau menjelaskan mengenai kondisi politik yang ada di Makassar, yang ada di Sulawesi secara umum. Juga menjelaskan ekonomi di Makassar maupun secara umum,” sambungnya.

Jokowi yang kini berpasangan dengan Ma’ruf Amin ingin agar JK tetap ada di sisi pemerintah jika nanti memenangi Pilpres 2019. Jokowi mengatakan JK sosok yang serba bisa. Sehingga tak ada masalah soal posisi JK di dalam atau di luar struktur pemerintahan.

“Dan Alhamdulillah beliau akan terus membantu saya ke depannya. Dan saya juga tadi sampaikan, mohon bantuan Pak JK agar terus bisa membantu, mendampingi saya nantinya. Karena kita tahu beliau sangat berpengalaman di bidang ekonomi maupun politik,” ungkap Jokowi.