Ini 4 Fakta Pendeta yang Mengaku Bisa Hidupkan Orang Mati

Ini 4 Fakta Pendeta yang Mengaku Bisa Hidupkan Orang Mati

Foto: Pendeta Alph Lukau Hidupkan Orang Mati

Sipayo.com – Fakta sebenarnya tentang pendeta yang mengaku dapat mujizat bisa menghidupkan orang mati akhirnya terungkap.

Pendeta yang mengaku mampu menghidupkan orang yang sudah mati atau meninggal dunia itu terjadi di Afrika Selatan.

Pendeta tersebut diketahui bernama Alph Lukau.

Akibat aksi Alph Lukau menghidupkan orang mati yang direkam dalam video tersebut, sempat membuat resah netizen dan viral di media sosial.

Diketahui, pada Kamis (28/2/2019) lalu, beredar video yang memperlihatkan Pendeta Alph Lukau berteriak “bangkitlah” ke seorang pria yang terbaring di dalam peti mati.

Lantas setelah Lukau berteriak, pria di dalam peti mati itu terbangun.

Sorak sorai umat sang pendeta pun pecah melihat kejadian ini.

Lalu apa saja temuan yang berhasil diungkap?, berikut ulasannya:

1. Pengelola pemakaman geram

 Akibatnya, paguyuban pengelola pemakaman di Afrika Selatan kebakaran jenggot oleh aksi pendeta yang mengaku bisa menghidupkan orang mati tersebut.

Sang pendeta kini harus berurusan dengan gugatan hukum setempat karena pengakuan bisa menghidupkan orang mati.

2. Jadi bahan olok-olok

Geram mengetahui hal ini, pengelola pemakaman di Afrika Selatan mengatakan video ini hanya tipuan semata.

Bahkan aksi pendeta ini malah menjadi bahan olok-olokan masyarakat setempat.

“Semua ini hanya rekayasa untuk mendapatkan uang dari ketidakberdayaan warga,” demikian pernyataan Komisi untuk Promosi dan Perlindungan Budaya, Agama, dan Komunitas Linguistik (CRL Right Commission) Afrika Selatan.

3. Berurusan dengan hukum 

Tiga perusahaan pengelola pemakaman kini mengambil langkah hukum karena menilai aksi ini merusak reputasi mereka.

Ketiganya ialah Kingdom Blue, Kings & Queens Funeral Service, dan Black Phoenix.

Hal ini karena ada stiker Black Phoenix dan Kings & Queens Funeral Service milik pengelola pemakaman di salah satu mobil di dalam video yang seakan-akan peristiwa itu melibatkan mereka.

Sementara, peti jenazah yang digunakan disewa dari perusahaan pengelola pemakaman Kingdom Blue.

Ketiga pengelola pemakaman itu menilai hal tersebut bisa mencoreng reputasi mereka.

4. Sempat mangkir

Sementara itu gereja Alleluia Ministries International pimpinan pendeta Lukau belum memberikan komentar.

Namun, situs berita The Sowetan mengabarkan sejak adanya gugatan ini ,Pendeta Lukau mencoba menepis klaim “membangkitkan orang mati” itu.

Gereja itu mengatakan, pria dalam peti jenazah sebenarnya “sudah hidup kembali” saat dibawa ke Kramerville, lokasi gereja Pendeta Lukau.

“Pendeta Lukau hanya melengkapi keajaiban yang sudah terlebih dulu dilakukan Tuhan,” demikian Alleluia Ministries seperti dikutip The Sowetan.