Keterbatasan Ekonomi, Pria Penderita Penyakit Kulit Ini Butuh Perhatian

Keterbatasan Ekonomi, Pria Penderita Penyakit Kulit Ini Butuh Perhatian

Foto: Ahmad Putra Habibi Terbaring Lemah Dikediamannya/(Abi Pasaribu)

Sipayo.com – Ahmad Putra Habibi (11) warga Desa Janji, kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Anak seorang janda bernama Leni Marlina itu harus menahankan perihnya penyakit kulit yang dialaminya.

Hingga kini penyakitnya belum sembuh. Disebabkan ekonomi lemah. Sayangnya, perhatian pihak pemerintah setempat terkesan lemah. Kurang peduli. Padahal, warga tinggal tak jauh dari kantor Kecamatan setempat.

“Karena ketidakmampuan ekonomi, pengobatan terhenti,” kata seorang warga setempat, R Siregar, Senin (8/4/2019).

Siregar menilai, pemerintah semestinya tanggap dengan kondisi kelemahan warga. Khususnya, pihak kecamatan. Sebab, dikondisi prekonomian warga saat ini, bantuan pemerintah menjadi harapan.

Kata R Siregar, orang tua Habibi benar-benar mendambakan uluran tangan para donatur guna membantu biaya perobatan anaknya.”Keluarga ini terkendala Finansial,” bebernya.

Informasi diperoleh, dokter yang sempat melakukan diagnosa penyakit Habibi adalah dr Rusman. Hasil diagnosa disebutkan, Habibi menderita penyakit Buerger Disease. Dalam dunia medis disebut Tromboangitis Obliterans. Atau, penyakit pembuluh darah (Arteri & Vena).

Sementara itu, Camat Bilah Barat Nunggang Siregar ketika dikonfirmasi wartawan mengaku tidak mengetahui kondisi warganya yang menderita penyakit kulit tersebut.

Ketika ditanya wartawan, dia mengatakan pihak aparatur desa setempat belum memberikan laporan.

“Saya tidak tahu ada warga masyarakat saya yang mengalami sakit seperti ini. Dan saya baru tahu dari infonya, karna hingga ini saya belum mendapat laporan nya dari kepala desa janji,” ucapnya via seluler. (Abi Pasaribu)