Klaim Kemenangan, Prabowo Dipolisikan Akibat Menilai Telah Menyebar Kabar Bohong

Klaim Kemenangan, Prabowo Dipolisikan Akibat Menilai Telah Menyebar Kabar Bohong

Foto: Net

Sipayo.com – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri oleh Masyarakat Peduli Indonesia (MPI).

Dalam laporannya, MPI menilai Prabowo telah menyebar berita bohong yakni mengaku telah memenangkan Pilpres dengan perolehan suara 62 persen.

“Dia mengklaim menang. Kita bersama kawan-kawan dari MPI kita polisikan Pak Prabowo. Gugatan,” kata Ade Armando di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (22/04/2019).

Tak hanya itu, kata Ade, deklarasi kemenangan Prabowo itu dinilai akan menimbulkan keonaran di tengah masyarakat.

Prabowo sendiri mengklaim menang di Pilpres 2019 berdasarkan real count internalnya.

“Gugatan kami karena Prabowo menyebarkan kabar bohong yang dikhawatirkan menimbulkan keonaran di masyarakat,” ujar Ade.

Selain itu, dalam laporan Ade kali ini sudah mempersiapkan dua barang bukti berupa dua rekaman video pernyataan Prabowo telah memenangkan Pilpres. Kedua video tersebut didapatkannya melalui website layanan video streaming, youtube dan rekaman berita salah satu stasiun televisi.

“Prabowo bisa dijerat Pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 tahun 1946 sama dengan pasal yang menjerat Ratna Sarumpaet dengan ancaman tiga tahun penjara,” tegasnya.