PT Capri Nusa Satu Properti, Perusahaan Orang Karo Kedua Resmi Melantai di BEI

PT Capri Nusa Satu Properti, Perusahaan Orang Karo Kedua Resmi Melantai di BEI

Sipayo.com – PT Capri Nusa Satu Properti Tbk (CPRI) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (11/4/2019). Melalui initial public offering (IPO), perusahaan ini ditaksir akan memperoleh dana segar hingga mencapai Rp85,42 miliar.

Saat perdagangan di hari perdana, harga saham CPRI sempat melonjak hingga 69,6% ke Rp212 per saham dari harga IPO sebesar Rp125 per saham.

CPRI menawarkan 683.375.000 saham biasa yang mewakili 28,08% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh. Dalam pencatatan saham ini, CPRI menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Direktur Utama PT Capri Nusa Satu Properti Tbk Jansen Surbakti mengatakan, sebanyak 40% dana hasil IPO ini bakal digunakan untuk menyelesaikan proyek convention center dan perkantoran di Jatiwaringin, Jakarta Timur.

Kemudian, sebanyak 50% bakal digunakan untuk pembangunan resort and spa berstandar internasional di Nusa Penida, Bali. Lalu, sisa 10% bakal diperuntukkan sebagai modal kerja.

“CPRI akan berkontribusi di usaha kami, yakni properti yang berbasis pariwisata dengan membangun 30 resort dan beach club di Nusa Penida, Bali,” kata Jansen di BEI, Jakarta (11/4/2019).

Tahun ini, CPRI menargetkan bisa mencatatkan pendapatan Rp 25 miliar serta laba Rp 6 miliar. Menurut Jansen, pendapatan tersebut berasal dari bisnis resort dan beach club, serta sewa perkantoran.

Sementara itu, Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna menyampaikan pesan kepada CPRI setelah menjadi perusahaan terbuka. Menurut dia, perusahaan yang baru melantai di BEI pada awalnya bisa dengan cepat mengambil keputusan karena jumlah investor yang belum banyak. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, jumlah investor bisa jadi bertambah banyak.

“Perusahaan diharapkan bisa menjaga ekspektasi investor. Seperti propektus penawaran saham ini yang akan digunakan untuk beberapa hal. Salah satunya pengembangan resort di Nusa Penida, Bali,” kata Nyoman.

Sebagai informasi, CPRI adalah perusahaan pengembang gedung perkantoran, gedung pertemuan, dan resort. Perusahaan ini didirikan pada 5 Oktober 2011.

Perusahaan Orang Karo Kedua yang Melantai di BEI

PT Capri Nusa Satu Properti Tbk (CPRI) yang dipimpin oleh Jansen Surbakti merupakan perusahaan kedua orang Karo yang resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Adapun perusahaan orang Karo yang pertama mencatatkan diri di BEI adalah PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (Lorena).

Perusahaan yang dirintis oleh GT Soerbakti resmi mencatatkan sahamnya di BEI, Jakarta pada 15 April 2014. Dari harga saham yang ditawarkan saat initial public offering (IPO) dikisaran Rp 900 per lembar saham, Lorena mendapat modal tambahan sebesar Rp135 miliar.