Sertifikasi Kampung Tua dan Bangun Jembatan Menjadi Program Jokowi di Batam

Sertifikasi Kampung Tua dan Bangun Jembatan Menjadi Program Jokowi di Batam

 

Sipayo.com – Capres petahana Joko Widodo telah selesai melakukan kampanye di hadapan massa pendukungnya, di lapangan parkir Stadion Temenggung Abdul Jamal, Kepulauaan Riau, Sabtu, (6/4/2019).

Saat melakukan kampanye dan orasi politiknya di Batam, ada dua hal penting yang disampaikan Jokowi. Pertama, Jokowi akan melakukan sertifikasi lahan kampung tua sebagai bagian dari janji kampanyenya.

Kedua, capres nomor urut 01 Jokowi juga menyinggung soal Jembatan Batam-Bintan. Jembatan yang menghubungkan dua daerah di Kepri ini memang telah lama digadang-gadang akan dikerjakan, namun sampai saat ini belum juga terealisasi.

“Jadi saya ingin menyampaikan dua hal yang penting yang ingin saya sampaikan adalah pertama adalah sertifikasi untuk kampung tua. Siapa yang setuju kampung tua disertifikatkan. Akan kita lakukan maksimal tiga bulan akan kita sertifikatkan akan kita selesaikan,” kata Jokowi di atas panggung.

Pemberian sertifikasi tanah di Kampong Tua tersebut didasari karena saat ini Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau memang sedang memperjuangkan 37 lokasi Kampung Tua.

Sementara saat ini Hak Pengelolaan Lahan Pulau Batam milik Badan Pengusahaan Kawasan Batam. Perihal sertifikasi tanah Kampong Tua yang kini masih berstatus girik sudah lama diperjuangkan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Abdul Djalil.

Sofyan Djalil saat itu menjelaskan bila pemerintah pusat tengah membentuk Tim Kampung Tua Batam yang akan mengupayakan penerbitan sertifikat lahan di sana. Tim akan bekerja memastikan lokasi dan luasan kampung tua.

Diihadapan massa yang mencapai 90 ribu orang tersebut Jokowi juga berjanj pembangunan Jalan penghubung dari Batam dan Bintan.

“Ada permintaan jembatan dari Batam ke Bintan. Pekan depan akan saya kirim tim untuk cek secepat-cepatnya sehingga DED bisa dilakukan secepatnya. Siapa yang setuju jembatan Batam Bintan? Tunjuk jari,” ujar Jokowi.