Surat Suara Tercoblos, Jokowi Sebut Pemilu Urusan KPU

Surat Suara Tercoblos, Jokowi Sebut Pemilu Urusan KPU

Foto: Joko Widodo

Sipayo.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) enggan mengurusi lebih jauh kasus terkait formulir C-6 atau surat suara yang tercoblos di Selangor, Malaysia yang viral beberapa waktu lalu.

Calon Presiden Petahana Nomor Urut 01 tersebut menilai bahwa setiap urusan pemilu menjadi wewenang Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kedua instansi tersebut mendelegasikan tugasnya kepada Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN).

“Ingat ya, ini urusan pemilu adalah urusannya KPU yang independen. KPU itu di luar negeri itu namanya PPLN tidak ada yang namanya urusan yang pemerintah di sini, nggak ada,”kata Jokowi seusai kampanye di kawasan Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat, 12 April 2019.

Menurut Jokowi dalam urusan kebocoran surat suara adalah tanggungjawab dari PPLN yang meyakini bahwa semua proses Pilpres 2019 berjalan lancar.

“KPU ada PPLN, PPLN menyelenggarakan pemilu di luar negeri. Sudah,” ujar Jokowi.

Reaksi Jokowi tersebut karena beberapa waktu lalu Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yaza Azzahara Ulyana menemukan berkarung-karung surat suara di mana ketika diambil sampel terdapat surat suara tercoblos 01 di dua lokasi berbeda.

Jumlahnya tak tanggung-tanggung mencapai 40-50 ribu surat suara. Kertas Suara itupun diletakan di gudang penyimpanan Panwaslu Selangor.

“Sejumlah 158 karung dengan bobot susu sebanyak 216-230 per karungnya terdapat surat suara,” kata Yaza Azzahara Ulyana dari rilis yang diterima wartawan, Kamis malam, 11 April 2019.

Namun Yana mengaku masih mendalami sejumlah surat suara itu sudah tercoblos atau belum.

“Belum bisa dipastikan semua tercoblos. Berdasarkan sampel yang dibuka di lokasi, semua surat suara telah dicoblos pada paslon 01. Untuk surat suara legislatif sudah dicoblos Partai NasDem dengan caleg NASDEM DPR RI no urut 3,” ujar Yaza.