TKN Sebut Hoaks Hasil Perhitungan Suara di Luar Negeri Direkayasa untuk Buat Gaduh

TKN Sebut Hoaks Hasil Perhitungan Suara di Luar Negeri Direkayasa untuk Buat Gaduh

 

Sipayo.com – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin, Erick Thohir, meminta masyarakat untuk tidak mempercayai kabar penghitungan suara hasil pemilu yang dimulai 8 April lalu di luar negeri.

Dimana dia mengungkapkan bahwa perhitungan lebih awal yang terjadi di luar negeri direkayasa oleh kelompok tertentu.

“Ini merupakan rekayasa dari kelompok tertentu yang ingin membuat suasana gaduh dan memanfaatkan situasi. Tidak pernah ada perhitungan lebih awal. Sesuai dengan UU Pemilu, semua akan dihitung bersamaan,” kata Erick dalam siaaran pers, Rabu, 10 April 2019.

Erick juga mengajak, menuju pesta demokrasi terbesar dalam sejarah negeri ini, untuk bersama-sama menjaga persatuan, kedamaian, dan juga kebersamaan dalam kegembiraan.

“Sehingga kita tidak mudah diombang-ambingkan berita-berita bohong. Tetap percaya kepada lembaga penyelenggaran pemilu, baik saat pencoblosan hingga perhitungan, dan hargai hasilnya, tanpa harus ada ancaman apapun,” kata dia.

Erick juga meminta masyarakat untuk tidak takut dan merasa terancam, karena TNI dan Polri siap mengamankan dan menjaga Pemilu agar berjalan lancar.

Erick juga menjelaskan, sesuai Pasal 167 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pemilu di luar negeri memang diselenggarakan lebih awal (early voting).Namun meski dimulai lebih awal, namun penghitungan suara dilakukan bersamaan dengan di dalam negeri, yakni seluruh suara baru direkapitulasi pada 17 April 2019.