Amankan Hari Raya Idul Fitri, Polda Sumut Kerahkan 9948 Personil Gabungan

Amankan Hari Raya Idul Fitri, Polda Sumut Kerahkan 9948 Personil Gabungan

Foto: Ilustrasi

Sipayo.com – Sebanyak 9.948 personel dikerahkan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) melaksanakan gelar pasukan operasi Ketupat Toba 2019 di Lapangan Benteng, Selasa (28/5/2019).

Hal ini dilakukan untuk mengecek kesiapan personel yang ditugskan mengamankan objek vital yang mengganggu kelancaran Hari Raya Idul Fitri 1440H juga memberikan kelancaran bagi masyarakat yang melakukan perjalanan arus mudik dan balik.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menjelaskan, operasi Ketupat Toba 2019 ini dilakukan selama 13 hari dan dimulai pada Rabu (29/5/2019) sampai Senin (10/6/2019).

Operasi ketupat tahun ini, kata Kapolda yang membacakan amanat dari Kapolri Jendral Tito Karnavian memiliki karakteristik khas dibanding operasi pada tahun sebelumnya.

“Operasi ketupat tahun ini dilaksanakan bersamaan dengan penyelenggaraan tahapan Pemilu 2019. Hal ini membuat potensi kerawanan yang dihadapi semakin kompleks,”kata Agus membacakan amanat dari Kapolri.

Maka dari itu, pihak Polri akan mengantisipasi gangguan stabilitas Kamtibmas selama lebaran dan arus mudik seperti aksi serangan teror.

Operasi ketupat 2019 akan dilakukan di 34 jajaran Polda, dengan 11 Polda prioritas yaitu Polda Metro Jaya, Polda Jabar, Jateng, DIY, jatim, banten, lampung, Sumsel, Sulsel, bali, dan Papua.

Total pengamanan ketupat 2019 melibatkan 160.335 personel gabungan, terdiri atas 93. 589 personel Polri 13.131, TNI 18.906 personel kementerian dan dinas terkait, 11.720 satpol PP, dan 6.913 personel pramuka.

“Berbagai infrastruktur pendukung juga dipersiapkan secara optimal oleh pemerintah mulai dari Tol trans jawa, tol trans sumatera, berbagai bandara, pelabuhan laut, serta jalan dan infrastruktur lainnya,” kata Kapolda mengulang omongan Kapolri.

Orang nomor satu di Polda Sumut ini juga menyatakan kondisi Sumut pascapelaksanaan pemilu dan jelang lebaran masih aman dan terkendali.

“Seperti tahun-tahun yang lalu, operasi ketupat Toba 2019 ini akan kita laksanakan. Hanya memang tadi apa yang disampaikan oleh pak kapolri bahwa ini agak lebih spesifik karena saat yang bersamaan ada tahapan Pemilu yang sedang berjalan. Syukur Alhamdulilah, berkat sinergitas yang ada dengan seluruh komponen yang ada di Sumut, utamanya adalah rekan – rekan TNI kita sangat solid. Kemudian dari forum pemuda dan seluruh masyarakat yang mengharapkan situasi kamtibmas ini tetap terkendali. Ktia syukur Alhamdulilah sampai saat ini kita bisa melakukan pengamanan tersebut,” jelas Agus.

Untuk pengamanan di Sumut, kata mantan Wakapolda Sumut ini, total ada 9.948 personel, yang terdiri dari personel TNI, Polri, Satpol PP, Pramuka, dan instansi terkait lainnya.

“Jadi, kalau TNI sekitar 2.380 personel kemudian unsur Polri 7.760 personel yang terdiri daripada termasuk Satpol PP, Pramuka dan pemuda peduli Kamtibmas,”ujar Agus.

Ia mengakui pihaknya sudah melakukan antisipasi sejak dini untuk pengamanan di sejumlah lokasi pusat hiburan, wisata, dan pusat perbelanjaan demi mengantisipasi aksi teror dan kerawanan konflik yang bisa mengganggu jalannya ibadah suci bagi umat muslim.

“Kita sudah lakukan pembagian tugas untuk pengamanan termasuk dari TNI. Kita juga bekerja sama dengan tim Densus 88 anti teror,” katanya.