Ini 3 Manfaat Puasa yang Sangat Baik Untuk Kesehatan Otak

Ini 3 Manfaat Puasa yang Sangat Baik Untuk Kesehatan Otak

Foto : Ilustrasi

Sipayo.com –Tahukah Anda bahwa puasa tidak hanya berarti kita menahan haus dan lapar saja? Ya, ternyata puasa juga memberikan beberapa manfaat kepada tubuh, salah satunya adalah manfaat hebat yang dirasakan oleh organ vital tubuh, yaitu otak.

Tubuh mendapatakan manfaat luar biasa saat kita melakukan puasa selama satu bulan penuh, hal ini salah satunya disebabkan oleh satu hal penting yaitu asupan makanan dan minum yang terbatas.

Kondisi ini memberikan manfaat pada organ tubuh secara umum karena kerja metabolisme tubuh menjadi berkurang, atau tubuh beristirahat ekstra.

Hal ini berlaku pula pada otak, pada saat berpuasa, asupan energi dari makanan, yang lazimnya pada hari biasa selalu tersuplai secara terus menerus kini sebagian besar dibatasi, namun ternyata setelah ditelaah lebih jauh, kondisi ini memberikan manfaat bagi otak.

Berikut ini beberapa manfaat puasa untuk kesehatan otak :

1. Mencegah stres

Salah satu manfaat puasa untuk kesehatan otak adalah menghindarkan Anda dari stres.

Sebenarnya, stres dibutuhkan pada situasi tertentu. Namun, stres berlebihan tentu tidak baik untuk tubuh, termasuk otak Anda.

Stres dan kecemasan membuat otak Anda sangat aktif, seperti memikirkan masalah dan kemungkinan buruk yang akan terjadi.

Akibatnya, otak Anda menjadi sangat sibuk dan bisa mengganggu rutinitas harian Anda, termasuk pola tidur.

Stres dan cemas berlebihan tentu bisa merusak kesehatan otak dalam jangka panjang, salah satunya menyebabkan depresi dan gangguan kecemasan.

Studi menemukan bahwa puasa dapat menurunkan tingkat stres dan kecemasan secara efektif. Selama berpuasa, tubuh secara maksimal memperbaiki kerusakan sel dari stres oksidatif.

Stres oksidatif merupakan kondisi tubuh ketika level radikal bebas lebih banyak dibanding antioksidan (zat yang mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas).

2. Meningkatkan fungsi otak

Selain mencegah stres, ada manfaat lain puasa untuk kesehatan otak Anda. Perubahan sumber energi untuk otak selama puasa, ternyata meningkatkan fungsi otak dalam mengantarkan sinyal-sinyal tertentu.

Hal ini dibuktikan dengan dilepaskannya lemak sebagai keton ke dalam darah untuk energi.

Puasa yang dikombinasikan dengan olahraga juga menunjukkan manfaat yang baik untuk otak. Keduanya dapat meningkatkan jumlah mitokondria dalam neuron.

Mitokondria adalah organel sel yang menjadi tempat respirasi untuk menghasilkan energi.

Tidak hanya itu, jumlah protein di otak yang disebut BDNF (Brain Derived Neurotrophin Factor) juga meningkat. Meningkatnya protein tersebut dapat meningkatkan fungsi otak yang mengatur perilaku, sensor dan motorik, motivasi, daya ingat, dan pembelajaran.

3. Berpotensi membantu mencegah penyakit otak

Contoh penyakit otak yang berkembang seiring dengan bertambahnya umur adalah demensia. Demensia adalah sekumpulan gejala yang menunjukkan penurunan fungsi otak.

Sebuah penelitian menemukan adanya peningkatan risiko demensia pada orang yang obesitas. Ini terjadi karena ekstra lemak yang tidak digunakan tubuh bisa memicu terjadinya peradangan dan produksi hormon tertentu menjadi tidak stabil.

Puasa juga diketahui dapat menjadi salah satu cara menurunkan berat badan. Meski masih diperlukan kajian lebih lanjut mengenai hal ini, bukan berarti puasa sama sekali tak membawa manfaat untuk otak, khususnya menurunkan risiko demensia.

Jika diseimbangkan dengan olahraga dan kebiasaan sehat lainnya, menurunkan berat badan tentu bukan hal yang mustahil. Dengan begitu, risiko demensia pun dapat menurun.

Bulan penuh berkah di bulan puasa, bukan hanya memberikan manfaat rohaniah mendekatkan diri pada Tuhan tapi juga memberikan kebaikan pada tubuh dan otak.