Inilah 4 Makanan yang Wajib Dihindari Oleh Penderita Hipertensi

Inilah 4 Makanan yang Wajib Dihindari Oleh Penderita Hipertensi

 

Sipayo.com – Hampir setengah dari populasi saat ini menderita tekanan darah tinggi atau hipertensi. Gejala tekanan darah tinggi terlihat pada pria dan wanita, terlepas dari usia mereka.

Namun, umumnya diagnosis menyatakan bahwa hipertensi bisa diturunkan dari orangtua yang menglami hipertensi. Tetapi, juga terlihat bahwa orang yang menderita serangan panik dan kecemasan, sering menjadi korban hipertensi. Setelah didiagnosis, seseorang harus berhati-hati terhadap dirinya sendiri.

Hipertensi sering menjadi mematikan dan dapat menjadi penyebab penyakit terkait seperti serangan jantung, stroke, dan lainnya. Ini dapat menyebabkan kondisi kesehatan memburuk, bahkan dapat menyebabkan seseorang lumpuh.

Oleh karena itu, semakin penting seseorang mengikuti pengobatan yang tepat dan membiasakan dengan pola makan sehat yang bermanfaat bagi kesehatannya, juga makanan yang harus dihindari agar tekanan darahnya tidak semakin tinggi.

Dari sekian banyak makanan yang wajib dihindari, ada beberapa jenis makanan yang hampir selalu muncul dalam menu makanan yang ditemui sehari-hari. Padahal, makanan-makanan tersebut memiliki dampak yang sangat besar dalam mendongkrak tensi darah.

Berikut inilah beberapa makanan yang wajib dihindari oleh penderita diabetes:

1. Garam

Semua penderita hipertensi pasti pernah mendapat wejangan untuk menghindari garam dalam menu harian. Namun kenyataannya,  banyak yang mengonsumsi garam tidak sesuai anjuran.

American Heart Association merekomendasikan konsumsi garam harian tidak boleh lebih dari 1.500 mg per hari atau setara dengan tiga per empat sendok teh. Tidak hanya di makanan utama, kandungan garam di camilan dan minuman juga harus diperhatian.

Jika dikonsumsi berlebih, garam di dalam tubuh akan semakin mengikat air dan pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan tekanan darah penderita hipertensi.

2. Daging olahan

Garam juga banyak dipakai dalam daging olahan. Sosis, bakso, ham, dan daging olahan sejenis mengandung kadar natrium yang sangat tinggi. Selain untuk memperkaya rasa, pabrik daging olahan juga menambahkan natrium dalam jumlah banyak sebagai pengawet, agar makanan tersebut dapat lebih tahan lama.

Natrium sendiri adalah unsur utama pembentuk garam. Jadi, kelebihan asupannya jelas akan memperburuk kondisi hipertensi. Oleh karena itu, menu-menu yang mengandung daging olahan sebaiknya sangat dihindari.

3. Saus tomat

Serupa dengan daging olahan, makanan seperti saus tomat, sambal, dan pasta sejenis juga merupakan sumber natrium yang berbahaya bila terus dikonsumsi penderita hipertensi.  Bayangkan saja, setengah cangkir saus tomat dapat mengandung lebih dari 600 mg sodium.

Maka jangan sampai menyepelekannya. Tekanan darah yang tidak terkontrol dapat bersumber dari tingginya kandungan sodium dalam makanan sehari-hari. Sebagai alternatif, pencinta saus tomat dapat membuat sendiri pasta dari olahan tomat segar yang jauh lebih sehat dan pastinya terkontrol kadar natriumnya.

4. Kulit ayam

Selain makanan yang kaya akan garam dan sodium, jenis penganan yang tinggi lemak juga wajib dihindari para penderita hipertensi. Salah satu contohnya adalah kulit ayam.

Faktanya, kelebihan lemak yang masuk bersamaan dengan makanan akan sangat mudah mengendap di dinding pembuluh darah. Semakin tebal endapannya, semakin sempit pula lumen atau rongga di dalam pembuluh darah.

Bila diibaratkan dengan selang air, jika rongga selang ditutup sebagian, otomatis tekanan air yang keluar dari selang akan semakin tinggi. Begitu pula pembuluh darah. Bila rongganya tertutup sebagian, tekanan darah di dalamnya juga akan semakin tinggi.

Jika terjadi terus-menerus seperti itu, bukan tidak mungkin stroke dan serangan jantung akan menyerang di kemudian hari. Di samping kulit ayam, asupan tinggi lemak yang juga wajib dihindari adalah daging berlemak, susu full cream, mentega, dan makanan yang diolah dengan cara digoreng.

Tidak ada yang dapat mengubah kondisi kesehatan seseorang selain dari usaha orang itu sendiri. Bagi para penderita hipertensi, perhatian akan ragam asupan sudah jadi kewajiban.