Rapat Kerja Bareng KPK, Edy Rahmayadi: Ajari Kami, Jangan Buru-buru Tangkap Kami

Rapat Kerja Bareng KPK, Edy Rahmayadi: Ajari Kami, Jangan Buru-buru Tangkap Kami

Foto: KPK RI Gelar (Rakor) Pencegahan Korupsi Terintegrasi se- Provinsi Sumatera Utara dengan Gubernur Sumatera Utara.

Sipayo.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar rapat koordinasi (Rakor) Pencegahan Korupsi Terintegrasi se- Provinsi Sumatera Utara, di Aula Raja Inal Siregar, lantai dua, Kantor Gubernur, Selasa (14/5/2019).

Kegiatan ini dilakukan untuk menjalin kerjasama atau saling berkoordinasi antar pemerintah Provinsi Sumatera Utara dengan KPK RI untuk mengantisipasi terjadinya praktek-praktek korupsi di wilayah Sumut.

Ketua KPK RI, Agus Rahardjo mengatakan, berharap dengan adanya kerjasama ini dapat bermanfaat serta menjadikan negara yang bebas dari praktek korupsi.

“Harapan kita mempunyai potensi menjadi negara yang maju dengan waktu tidak terlalu lama,” jelasnya.

Akan tetapi, kata Agus untuk dapat menjadi negara yang maju pastinya tidak dilakukan dengan cara tiba-tiba. Dirinya meminta kepada seluruh kepala daerah untuk saling berkoordinasi melawan korupsi.

“Tidak tiba-tiba datang begitu saja tanpa adanya usaha. Banyak hal yang bisa kita lakukan,” kata dia.

Menurutnya, selama ini KPK RI telah banyak melakukan perbuatan untuk merubah sistem para aparatur sipil negara (ASN) bebas dari penyelewengan uang negara. Kegiatan seperti ini, kata Agus tentunya tidak akan menguntungkan satu daerah saja, akan tetapi seluruh Indonesia.

“ASN juga diperlukan pembinaan, pengawasan internal diperbaiki bukan hanya untuk Sumut tetapi seluruh Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta kepada KPK RI untuk selalu mengawasi segala bentuk tindakan yang menjerumus kepada korupsi.

Tidak hanya kepada KPK RI, Edy Rahmayadi juga meminta kepada para awak media untuk mengawasi segala bentuk kinerja pemerintah Sumut.

“Kami berusaha akan berbuat yang terbaik. Ajari kami, awasi kami jangan buru-buru tangkap kami,” sebut Gubernur Edy.

Selanjutnya, acara tersebut diisi dengan penandatangan komitmen bekerja bebas dari korupsi oleh wali kota dan bupati seluruh Sumut dan Kepala Dinas lingkungan Kantor Gubernur.