Seputar Penikmat Dugem Ditangkap Polres Labuhanbatu, Pengguna Medsos Kutuk Perbuatan Pelaku

Seputar Penikmat Dugem Ditangkap Polres Labuhanbatu, Pengguna Medsos Kutuk Perbuatan Pelaku

Foto: Pelaku Dugem Diamankan Polres Labuhabatu Minggu (19/5/2019) sekitar pukul 04.00 WIB di KTV OH Jalan Bay Pass Adam Malik

Sipayo.com – Seputar penikmat Dunia Gemerlap (Dugem) yang diamankan Polres Labuhabatu Minggu (19/5/2019) sekitar pukul 04.00 WIB di KTV OH Jalan Bay Pass Adam Malik, sejumlah pengguna Media Sosial (Medsos) mengutuk atas perbuatan para pelaku penikamat dugem.

Dalam cuitannya di Grup Asli Anak Rantauprapat menuliskan,bahwa para pengguna tersebut sungguh tak menghargai bulan suci ramadhan yang kian berlangsung.

“Taotkon amang tak bisa kalian menahan nafsu kalian dibulan puasa ini,bulan puasa pun kalian libas.” Tulis akun Facebook Riky Satriawan Pasaribu,Senin (20/5/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.

Selain itu cuitan kiya Saragih menuliskan bahwa pihak pengusaha KTV lah yang harus bertanggung jawab pengrebekan tersebut.

“Pihak pengusaha KTVnya yang harus diperiksa itu, bulan ramadhan malah usaha KTVnya dibebaskan dengan memberi masuk orang-orang dugem.” Cuit Kiya.

Diberitakan sebelumnya, meski Bulan suci Ramadhan para pecandu Narkoba (Inex) khususnya dunia gemerlap (Dugem) tetap eksis menikmati lampu kelap-kelip yang disediakan pengusaha KTV.

Namun, pada Minggu (19/5/2019) sekitar pukul 04.00 WIB, Polres Labuhanbatu yang langsung dipimpin AKBP Frido Situmorang menggerebek tempat lokasi ajeb-ajeb itu di Jalan Adam Malik Bay Pass tepatnya di KTV OH.

Alhasil sebanyak 47 orang penikmat Dugem itu digiring ke Polres Labuhabatu.

Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP I Kadek Heri Cahyadi di Konfirmasi Sipayo.com Senin (20/5/2019) mengatakan,bahwa dari 47 pengunjung yang diamankan, 45 orang pengunjung yang sudah dilakukan pemeriksaan lebih awal, diduga 45 orang positif menggunakan narkoba. Sedangkan 1 orang oknum polisi langsung diproses oleh Provost Polres Labuhanbatu.

“Sudah kita serahkan ke BNNK Labura. Termasuk oknum Lapas kita serahkan juga.” Ungkap Kadek saat dihubungi.

Sementara itu Kasat Intel Polres Labuhanbatu AKP Fadlun mengatakan atas bukanya pemilik tempat hiburan meski dibulan suci Ramadhan, pihaknya akan memanggil pengusaha KTV tersebut.

“Menjelang puasa Sat Binmas telah memanggil para Pemilik tempat hiburan untuk tidak membuka tempat hiburannya di bulan ramadhan. Dari itu Sat Intelkam akan memanggil pemilik tempat hiburan tersebut,” tulis Fadlun melalui Watspnya. (Abi Pasaribu)