Donald Trump Ubah Gaya Rambut, Ini Komentar Netizen

Donald Trump Ubah Gaya Rambut, Ini Komentar Netizen

Foto: Donald Trump dengan Gaya Rambut Barunya

Sipayo.com – Dilihat selama puluhan tahun ini Donald Trump selalu tampil dengan gaya rambut yang sama. Rambut pirang yang ditata jambul dan menyamping sudah jadi semacam ciri khas penampilannya.

Maka ketika Presiden ke-45 Amerika Serikat itu tampil dengan tatanan rambut berbeda, publik termasuk netizen pun heboh. Hadir dalam kebaktian khusus untuk mendoakan para korban penembakan Virginia Beach di Gereja McLean Bible, Vienna, Virginia, Minggu (2/6/2019), Donald Trump mengubah gaya rambutnya.

Gaya ‘poni lempar’ berjambul yang menjadi trademark, digantikan dengan tatanan sleek. Kali ini ia membuat rambut pirangnya disisir ke belakang. Terlihat pria 72 tahun ini memakai banyak gel atau produk styling untuk mendapatkan gaya rambutnya yang sekarang.

Foto: Gaya Rambut Donald Trump yang baru

Gaya busananya pun lebih santai. Ayah lima anak ini mengenakan polo shirt yang dipadu jas hitam. Ia juga tampak memegang topi baseball berwarna putih.

Penampilan baru Donald Trump pun jadi perbincangan netizen. Sebagian berpendapat kalau ia terlihat lebih ‘normal’ dibandingkan penampilan biasanya.

Foto: Gaya Rambut Lama Donald Trump

“Wow dia terlihat seperti orang yang sebenarnya dan bukan seperti cheetos oranye dengan rambut yang terbang-terbang,” komentar seorang netizen di Twitter.

“Kamu suka nggak dengan rambutnya Trump? Terlihat bagus!” cuit netizen lain.

Namun ada pula yang mempertanyakan kenapa rambut Donald Trump jadi sangat berbeda. Salah satunya berpendapat kalau tatanan rambutnya jadi seperti itu karena dia memakai topi.

“Trump’s hat hair… Jesus!” cuitan netizen.

“Donald Trump punya ‘hat hair’ bahkan lebih jelek dari rambutnya sehari-hari,” kritik netizen lagi.

Perubahan rambut ini terjadi satu hari sebelum kunjungan Donald Trump dan Melania Trump ke Inggris, untuk bertemu dengan Ratu Elizabeth II dan Pangeran Charles.

Mereka dijadwalkan bertolak ke Inggris pada Senin (3/6/2019). Dalam pertemuan tersebut, Donald Trump akan mendiskusikan tentang masalah lingkungan hidup bersama Prince of Wales.

Seperti diketahui, Donald Trump menimbulkan kontroversi saat pada 2017, ia menyatakan bahwa Amerika mundur dari kesepakatan iklim Paris 2015. Dilansir BBC, Kesepakatan Paris tahun 2015 mengikat Amerika Serikat dan 187 negara lainnya untuk menjaga kenaikan temperatur global ‘jauh di bawah’ 2’C (3,6’F) dan ‘berupaya membatasi’ pada 1,5’C.