Geger! Sumur Bor Mengeluarkan Gas di Labuhanbatu, Dinas Pertambangan dan Energi Diminta Lakukan Survey, Ini videonya.

Geger! Sumur Bor Mengeluarkan Gas di Labuhanbatu, Dinas Pertambangan dan Energi Diminta Lakukan Survey, Ini videonya.

Foto: Pembuktian Ada Gas dari Lubang Sumur Bor di Dusun VI, Desa Cinta Makmur, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu (Joko W. Erlambang)

Sipayo.com – Dinas pertambangan dan energi atau pun badan teknologi pengelolaan sumber daya alam diminta segera turum ke Desa Cinta Makmur, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu.

Permintaan itu dikatakan Kepala Desa Cinta Makmur, Ego Wiharno kepada Sipayo.com ketika meninjau sumur bor warga di desanya yang mengeluarkan gas, Jumat (30/8) di Panai Hulu.

Menurut Ego, ditemukan sumur bor yang mengeluarkan gas itu ditemukan bukan dengan cara sengaja.

“Warga saya itu buat sumur bor secara manual. Di lokasi pengeboran pertama ketika digalinya mengeluarkan air yang panas dan menggelegak. Lalu ditutupnya karena takut,”ujar Ego.

Diterangkannya kembali, warganya itu mengebor sumur lagi berjarak lima meter dari tempat awal melakukan pengeboran. Di saat melakukan pengeboran sumur bor yang baru menggunakan pipa 2,5 Mili dengan kedalaman 18 Meter dari dalam tanah air muncat ke atas hingga ketiggian hampir 100 centimeter.

“Air itu kuat nembaknya ke atas. Ketika dilihatnya air itu juga menggelegak. Bahkan lebih menggelegak dari galian sebelumnya. Lalu ia petikkan api dengan mancis di atas lubang sumur bor itu, api pun hidup,” papar Ego kembali.

Menurut Ego, dengan adanya temuan itu warga merasa gembira namun dihantui perasaan takut.

Ketakutannya apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Sedangkan kegembiraannya, jika benar di situ ditemukan sumber daya alam dan sudah bisa dimanfaatkan oleh pemerintah tentu itu rezeki dan anugrah dari Tuhan.

Pemilik sumur bor Kodir (52) warga Dusun VI  Desa Cinta Makmur ditemui Sipayo.com membenarkan semua keterangan Ego Wiharno.

“Saya belum lama pindah di sini Pak, rumah saya saja belum siap saya bangun. Kok malah begini kejadiannya. Saya buat sumur bor kok malah ada gas yang keluar,” ungkap ayah berputra 7 orang itu.

Kodir mengatakan, daya panas api dari lubang sumur bor itu kini lebih tinggi panasnya dari 7 hari yang lalu ketika pertama kali ditemukan adanya gas alam dari sumur bor itu.

“Kemarin merebus air setengah panci sekitar 10 menit baru mendidih Pak. Lha tadi merebus telur beberapa butir 5 menit sudah matang Pak,” imbuh Kodir.

Pantauan di lokasi, Kepala Desa Cinta Makmur Ego Wiharno menghidupkan api dari sumur bor itu. Selanjutnya pemilik rumah mengambil panci yang berisi air dan telur ayam lalu merebus di atas lubang sumur bor itu hingga telur itu matang. (Joko W)