Polsek Bilah Hilir Olah TKP, Misteri Temuan Tengkorak Manusia Mulai Terkuak

Polsek Bilah Hilir Olah TKP, Misteri Temuan Tengkorak Manusia Mulai Terkuak

Foto: Kapolsek Dibantu Warga Setempat sedang Melakukan Pengurasan Sumur Tempat Ditemukannya Tulang dan Tengkorak Manusia di Dusun Pelita, Desa Selat Besar, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (3/10).

Sipayo.com – Temuan tengkorak dan tulang belulang manusia yang terbungkus karung plastik bersama kaki mesin jahit di dalam sumur di Dusun Pelita, Desa Selat Besar, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu beberapa hari lalu masih menjadi sebuah misteri.

Siapakah yang tewas dibunuh dengan cara sadis seperti itu? Benarkah itu adalah tulang kerangka dan kepala tengkorak si Manjen Simanjuntak anak dari Solide boru Napitupulu sang pemilik rumah sebelumnya? Lalu siapa pelakunya? Apakah tunggal pelakunya? Lalu apa motifnya? Gemerisik suara sumbang di kalangan masyarakat sekitar itu terus melebar menduga dan menerka-nerka. Isu begu ganjang yang baru saja redam di kampung itu kembali dikaitkan dengan adanya temuan tulang kerangka manusia itu.

Adanya dugaan kuat kerangka dan tengkorak manusia itu adalah kerangka si Manjen bukanlah tak beralasan. Pasalnya, Manjen (50) anak Solide boru Napitupulu itu telah lama menghilang dan tidak diketahui keberadaannya setelah bebas dari lembaga permasyarakatan. Manjen diketahui selama ini tidak harmonis hubungannya dengan ibunya. Hal itu dikarenakan si Manjen harus berulang kali menikah dan bercerai karena dipaksa ibunya Silide boru Napitupulu.

Keterangan itu didapat Sipayo.com dari  Ruston Tambunan yang mengaku berbesan dengan Solide boru Napitupulu saat pertama kali ditemukan tulang belulang manusia di dalam sumur. Averina Boru Lingga, Dodi Hanter Aritonang dan Samanjaya Sinurat  orang yang pertama kali menemukan tulang belulang dan kepala tengkorak manusia itu.

Ketiganya menemukan tulang belulang itu tanpa sengaja ketika mengukur kedalaman sumur akibat kehabisan air saat menyirami tanaman cabai di samping rumah itu.

Pengakuan Averina Boru Lingga kepada Sipayo.com, rumah itu adalah pemberian mertuanya R Sinurat.

“Rumah ini dibeli oleh mertua saya dan diberikan kepada kami, saat ini masih direhab dan belum pernah kami tempati. Tetapi kami bertanam cabai di samping rumah,” teramg Averina saat itu.

Kapolsek Bilah Hilir Iptu Krisnad Indarto SE, MH dikonfirmasi Sipayo.com tentang proses penyelidikan temuan kerangka dan tengkorak manusia itu mengatakan polisi terus melakukan penyelidikan dan penyidikan membongkar misteri tulang belulang itu.

Saat ini, lanjut Krisnad, polisi sudah mulai menemukan titik terang dan beberapa fakta baru guna mengungkap misteri itu dari hasi autopsi.

Krisnad menuturkan,  hasil autopsi di Rumah Sakit Djasamen Saragih di Pematang Siantar  membuktikan tengkorak dan tulang belulang tersebut berjenis kelamin laki-laki. Diperkirakan, usianya antara 40 hingga 50 tahun.

“Kemarin anggota saya Aipda Gunawan Silaban dan Briptu Habib Kurniawan berangkat membawa kerangka manusia itu untuk di autopsi di rumah sakit Djasamen Saragih. Hasil autopsi, tulang kerangka manusia itu berkelamin laki- laki dan nerusia sekitar 40- 50 tahun,” paparnya.

Ditanya, apakah ada kemungkinan korban dimutilasi terlebih dahulu baru dimasukkan ke dalam karung, Krisnad mengatakan sepertinya tidak ada mutilasi. Tetapi ia menduga, korban dibunuh dan kemudian dimasukkan ke dalam karung dan ditenggelamkan ke dalam sumur.

“Tetapi itu masih dugaan kita. Kita masih terus melakukan penyelidikan dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi – saksi,” sebut Krisnad.

Untuk mengkuak misteri itu, tambahnya, polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap 7 orang saksi guna diminta keterangannya .

Sedangkan dari hasil olah TKP yang dilakukan tadi siang sekira pukul 11.30.WIB, polisi menemukan kembali tulang dan gigi di dalam sumur yang diduga tulang dan gigi manusia.

“Tadi siang kita olah TKP, sumur dimana tulang dan tengkorak manusia itu ditemukan kita kuras. Selain tulang dan gigi, kita temukan buah kemiri 1 buah dan satu buah piring. Kita akan terus mendalami kasus ini. Ya mohon doanya agar kasus ini bisa cepat terungkap. Sehingga kita tahu siapa pelaku dan korbannya,” imbuhnya.

Saat ini kata Krisnad, Solide boru Napitupulu selaku pemilik rumah yang sebelumnya sedang dalam perjalanan dari Pematang Siantar menuju Polsek Bilah Hilir guna diperiksa dan dimintai keterangannya. (Joko W. Erlambang)

(Lebih jelas baca berita Sipayo.com sebelumnya. Ok Guys?)