Aroma Suap Mulai Tercium di Labuhanbatu, Hasan: Seperti Kentut Terasa Bauk Tapi Tak Terlihat

Aroma Suap Mulai Tercium di Labuhanbatu, Hasan: Seperti Kentut Terasa Bauk Tapi Tak Terlihat

Foto: Ilustrasi

Sipayo.com – Aroma suap tentang pergantian pejabat Labuhanbatu mulai tercium. Namun dalam dugaan itu tidak terlihat namun dapat dirasakan.

Seperti sumber yang di Rangkum sipayo.com menceritakan dirinya tidak jadi dilantik hari ini. Katanya belum menjadi rezekinya,” kata Sumber Sipayo.com ketika ditanya pada Senin (18/11/2019).

Selain itu, Hasanuddin Hasibuan, SH yang merupakan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Pengawas Penyelanggara Negara (LPPN) mengibaratkan dugaan terciumnya aroma suap seperti kentut, terasa bauk tapi tidak terlihat wujudnya.

“Saya juga menduga adanya aroma suap seputar pelantikan ini, bahkan diberbagai lini,namun itu seperti yang saya contohkan tadi,” bilang Hasan.

Kemudian, seumpanya orang yang memberikan suap atas jabatan tidak akan mau membeberkan atas hal itu, karena penyuap dan disuap akan berlanjut keranah hukum.

“Sumber yang tidak mau disebutkan namanya bercerita bahwa ada beberapa orang yang telah setor baik langsung ataupun tidak langsung ke orang nomor satu di Labuhanbatu tapi tidak jadi dilantik uangnya telah terlantak untuk dapatkan jabatan di pemerintahan kabuaten labuhanbatu.

“Sekali pun keluaraga dekat, aku yakin dirinya tidak akan berani membeberkan atas soal dugaan suap. Ya kembali itu tadi saya bilang seperti kentut,” sebut Hasan.

Dari Aroma yang mulai tercium kiranya penegak Hukum kiranya dapat melakukan lidik atas hal itu, karena kita meyakini sepandai-pandainya penjahat mengelabui pasti akan tertangkap juga.

“Harapan kita pihak yang berwajib menyoroti tentang aroma yang tak sedap ini, agar labuhanbatu dapat bersih dari yang namanya praktek suap,” tegas Hasan.

Sementara itu dari 137 yang dilantik sekda hari ini diruang data dan karya Kepala Bidang Mutasi Razid tidak berada di kantornya.

“Keluar si Razid entah kemana dia, nomor Hendponnya pun tidak aktif,” kata Kepala BKPP Zainuddin Siregar.(Abi Pasaribu)