Benarkah Mendapatkan Proyek di Labuhanbatu Harus Membayar 15 Persen?

Benarkah Mendapatkan Proyek di Labuhanbatu Harus Membayar 15 Persen?

Foto: Ilustrasi

Sipayo.com – Gonjang-ganjingnya isu tak sedap di Labuhanbatu ingin mendapat proyek APBD harus membayar 15% dari besaran pagu yang ditetapkan?

Menurut sumber dalam penyetoran yang di Lakukan pada orang kepercayaan untuk mendaptakan suatu proyek.

“Ya aku dapat karena aku bayar,jenis pekerjaan penghujukan langsung bang, kalau tidak bayar dari pula saya bisa dapat,ya tapi harus bayar lah bang,” kata Sumber Wartawan yang meminta identitasnya tidak di tuliskan Kamis (21/11/2019.

Menaggapi itu Ketua LSM Pelopor Saiful Bahri Ritonga meminta kepada penegak hukum untuk lebih serius dalam menyoroti praktik dugaan suap yang kini kian santer adanya.

“Kita berharap kiranya penegak hukum lebih serius dalam melakukan lidik atas dugaan pratik suap yang diduga ingin mendapatkan proyek APBD,” ujar saiful.

Ditambahknnya,sebelum Andi Suhaimi menjadi Bupati dulunya Bupati kita terlibat dugaan suap proyek hingga KPK menyeret beliau kejuruji besi.

“Kita harap labuhanbatu ini lebih bersih lagi dari sebelumnya hingga orang nomor satu di Labuhanbatu ditangkap KPK, kita tidak mengiginkan itu lagi,” tandas saiful.(Abi Pasaribu)