Akibat Botnya Dibakar Orang, Khoiruddin Warga Panai Hulu Kehilangan Pekerjaan

Akibat Botnya Dibakar Orang, Khoiruddin Warga Panai Hulu Kehilangan Pekerjaan

Foto: Khoruddin Siregar dan Istrinya Menceritakan Kondisi Nasibnya Akibat Botnya Dibakar Orang Tak Dikenal di Rumahnya, Jumat, (20/12/2019)/Joko W. Erlambang.

Sipayo.com – Khoiruddin Siregar (48) warga Dusun V, Desa Teluk Sentosa, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu harus kehilangan mata pencariannya akibat kapal bot satu-satunya miliknya sebagai alat pencari nafkah memenuhi kebutuhan keluarganya ludes di bakar orang tak dikenal.

“Habis sudah mata pencarian saya Pak, hanya inilah alat mata pencarian saya,” kata Khoiruddin kepada Sipayo.com menunjukkan  puing-puing Botnya yang ludes terbakar .

Khoiruddin mengaku, sekira pukul 02.WIB pagi dini hari ia datang ke tangkahan melihat botnya yang ditambatkan.

Sesampai di tempat, betapa terkejutnya ia melihat botnya sudah ludes  terbakar dan hanya meninggalkan puing-puing kayu botnya yang berasap menjadi bara.

“Saya yakin bot saya itu dibakar orang Pak, ada nampak bekas tapak-tapak sepatu dekat bot saya itu. Tetapi saya gak bisa menuduh atau mencurigai siapa pun, karena saya merasa gak punya musuh Pak. Namun kok tega kalilah mereka membakar bot saya, entah apa salah saya,” ujar Khoiruddin dengan mata berlinang menahan tangisnya.

Akibat terbakarnya bot itu, Khoiruddin suami dari Mahjanum Rambe (44) itu defresi dan mengalami kerugian sekitar Rp15.000.000,-. Ia pun mengaku tidak tahu harus berbuat apa untuk menafkahi kehidupan istri dan anak-anaknya.

“Anak kami 5 orang Pak, hanya dengan bot itulah suami saya mencarikan nafkah untuk keluarganya, tapi bot itu dibakar orang, sama saja mereka mau membunuh kami secara tidak langsung Pak,” imbuh Mahjanum istri Khoiruddin menagis sesenggukan.

Soal terbakarnya bot miliknya itu, Khoiruddin mengatakan sudah membuat laporan ke polisi guna dapat dilidik siapa pelakunya.

Terpisah, Kepala Dusun V, Lahmuddin Siregar diminta tanggapannya merasa turut prihatin atas kejadian itu.

“Saya turut kesal dan merasa prihatin atas musibah yang menimpa warga saya itu Pak, mengapa tega melakukan hal itu karena hanya itulah sarana dia mencari nafkah,” terang Lahmuddin.

Sebagai bentuk kepedulian, lanjut Lahmuddin, selaku kepala dusun dirinya akan menggalang dana dari warga guna membantu kesulitan ekonomi Khoiruddin dan keluarganya.

Kepala Desa Teluk Sentosa Hafifuddin, ditemui di kantornya guna dikonfirmasi dan diminta tanggapannya atas hal tersebut tidak ada di tempat.

“Kepala Desa ke Berastagi Pak, ada pelatihan Pak, tapi entah pelatihan apa saya tidak tahu,” sebut salah seorang petugas perangkat desa itu singkat. (Joko. W Erlambang)