Jalan Sei Rakyat “Kupak-kapik” Kades Diminta Tegur Pihak Perusahaan

Jalan Sei Rakyat “Kupak-kapik” Kades Diminta Tegur Pihak Perusahaan

Foto: Jalan Desa Sei Rakyat, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu kupak- kapik akibat dilintasi truck pengangkut kelapa sawit dari PT PAL, PT LTS, PT PATI dan truck pengangkut tanah timbun yang dikerjakan oleh CV Widya Kencana di Desa Bagan Bilah (Joko W. Erlambang)

Sipayo.com – Jalan lintas Desa Sei Rakyat, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu yang menghubungkan ke Desa Bagan Bilah dan Desa Sei Pelancang kondisinya belubang dan berlumpur bagaikan kubangan kerbau.

Penyebabnya hancurnya jalan itu disebabkan musim penghujan dan dilintasi truck  pengangkut kelapa sawit PT PAL dan PT Naga Mas.

“Seperti inilah kondisi jalan kami Pak, tetapi tidak ada respon dari pihak perusahaan yang melintas di jalan ini,” kata Budi warga setempat kepada Sipayo.com, Minggu (15/12) di Sei Rakyat.

Menurut Budi, jalan desa itu adalah jalan utama dan satu- satunya jalur darat dilintasi oleh PT PAL, PT LTS dan PT PATI mengangkut hasil produksi mereka.

Namun mirisnya, lanjut Budi, pada saat kondisi  jalan  kupak kapik dari perusahaan tidak ada sama sekali  kepedulian dari pihak perusahaan.

“Kami selaku masyarakat berharap ada ketegasan kepala desa menegur perusahaan yang turut menikmati akses jalan desa ini. Jangan saat jalan bagus mereka lintasi, saat hancur mereka keluarkan produksi kebun mereka dari jalur air. Itu menunjukkan perusahaan tidak mau peduli dengan kerusakan jalan desa kami ini,” tandas Budi.

Kepala Desa Sei Rakyat Abdul Wahab ketika ditemui Sipayo.com di depan kantornya diminta tanggapannya soal itu, Wahab mengatakan kerusakan jalan itu disebabkan truck pengangkut tanah timbun CV Widya Kencana yang sedang mengerjakan peningkatan badan jalan di Desa Bagan Bilah.

“Bukan saya membela perusahaan kebun Pak, tetapi truck proyek itulah yang membuat hancur jalan Pak. Angkutannya melebihi tonase Pak,” ujar Wahab.

Wahab  menyebutkan, dalam beberapa hari ini akan ada perbaikan jalan dengan cara digreder dan dibomax. Sedangkan alat berat itu didatangkan dari Dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu.

Disoal tanggung jawab 3 perusahaan perkebunan dimaksud, Wahab mengaku perawatan jalan Desa Sei Rakyat ditanggungjawabpi oleh PT LTS.

“Dari Bagan Bilah ke Sei Pelancang perawatan jalan ditanggungjawabpi oleh PT PAL, sedangkan Desa Sei Rakyat ditanggungjawabpi PT LTS. Namun, truck PT LTS paling banyak 2 unitlah Pak yang melintas setiap harinya,”kilah Wahab. “Gak benar itu Pak kalau truck PT LTS hanya 2 unit yang melintas perharinya, 8-10 unit yang melintas truck LTS setiap harinya Pak,” timpal Budi menyangga keterangan Wahab.
(Joko W. Erlambang).