Siswa SMA N 1 Panai Hulu Labuhanbatu Tewas Akibat Korban Penjambretan

Siswa SMA N 1 Panai Hulu Labuhanbatu Tewas Akibat Korban Penjambretan

Foto: Firzah Hanisa Jannah Tewas Akibat Terjatuh Diserempet Pelaku Penjambret di Ajamu pada Senin, ( 2/12)/(Joko W. Erlambang).

Sipayo.com – Firzah Hanisa Jannah (17) warga Desa Tanjung Sarang Elang, siswa SMA Negeri 1 Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu korban penjambretan handphone siang tadi, Senin ( 2/12)  akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Rantauprapat.

Korban mengalami luka robek yang cukup lebar pada kelopak mata sebelah kanan dan kelopak mata sebelah bawah. Sebelumnya, warga sempat membawa korban ke klinik Surya Husada guna mendapatkan pertolongan.

Pantauan Sipayo.com, perawat klinik Surya Husada berusaha memberikan pertolongan pertama dengan melakukan penjahitan pada luka tersebut

Selanjutnya, dengan menggunakan mobil ambulance klinik itu korban segera dirujuk ke Rumah Sakit Umum Rantauprapat.

Namun malang tak dapat ditolak untung tak dapat diraih, azal telah menjemput, korban akhirnya meninggal di perjalanan.

Kronologis kejadian menurut sumber yang tidak bersedia ditulis jati dirinya kepada Sipayo.com mengatakan, korban sepulang dari sekolah tidak pulang ke rumahnya, tetapi langsung menuju ke arah pekan ajamu dengan mengendarai sepeda motor honda beat seorang diri.

Saat di perjalanan, akunya, di Jalan Lintas Desa Sei Sentosa  saksi melihat dua orang pria mengendarai sepeda motor yamaha vixion dengan lis warna merah putih dan memakai helm berwarna merah merapati sepeda motor korban dari sebelah kiri.

Kemudian, lanjutnya kembali, sumber melihat pelaku mengambil Handphone korban dari bagasi depan sepeda motor korban.

“Kami saat itu dibelakang korban tapi tidak rapat jaraknya Pak, Korban tidak tahu kalau handphonenya diambil, lalu oleh teman saya korban diberitahukan kalau hpnya kena ambil,” kata sumber.

“Saya yakin pelaku melihat korban tadi menelepon sambil berkendara dan  meletakkan Hpnya di bagasi depan sepeda motornya ” timpal sumber lainnya.

Setelah diberitahu handphonenya dijambret, tambah sumber, korban pun mencoba melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Ditanya bagaimana korban terjatuh, sumber mengaku tidak tahu bagaimana kronologis korban terjatuh.

Kapolsek Panai Tengah AKP Rudi Hartono Lapian SH dikonfirmasi Sipayo.com via selular mengatakan sudah mengetahui kejadian tersebut.

“Kita sudah dapat kabar dan anggota di lapangan sedang melakukan penyelidikan di lapangan,” ujar Rudi Hartono singkat terkesan kurang senang dikonfirmasi.

Kanit Reskrim Posek Panai Tengah Ipda Surianto SH kepada Sipayo.com  via selular mengatakan sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku namun tidak membuahkan hasil.

“Begitu dapat info kita kejar pelaku Mas. Pelaku melarikan diri menuju ke Afdeling 3 perjebunan ajamu. Semua security PTP Perkebunan Ajamu 1 dan Ajamu Meranti Paham dan security perkebunan PT Cisadane Sawit Raya juga kita kontak agar melakukan penyetipan terhadap pelaku yang telah kita sebutkan ciri- cirinya, Tetapi hingga saat ini pelaku belum kita dapat Mas,” terang Surianto.

Selain itu, Surianto juga mengatakan bahawasannya ia juga mendapat informasi ada juga penjambretan handpone siswa sekolah di Afdeling 3 Perkebuan Ajamu 1.

“Tetapi kita belum tahu kebenarannya Mas, kita akan cek kebenarannya. Apakah pelakunya juga orang yang sama,” sebut Surianto mengakhiri. (Joko W. Erlambang).