Proyek Rumah Bupati dan Pemasangan Paving Block BKD Jadi Sorotan

Proyek Rumah Bupati dan Pemasangan Paving Block BKD Jadi Sorotan

Foto: Proyek Rumah Dinas Bupati Labuhanbatu

Sipayo.com – Proses pengerjaan proyek di bawah Naungan Dinas Pengerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Labuhanbatu, Sumut tampaknya mengundang tanda tanya besar, karena hingga sampai saat ini belum diketahui berapa persen progres kerja CV Sumber Rejeki yang mengerjakan proyek pembangunan rehab rumah dinas Bupati dengan pagu Rp. 5.367.000.000.

Kemudian dengan CV. Putra Pertama pemenang tender proyek pemasangan paving block dilapangan kantor BKD Labuhanbatu sebesar Rp. 1.174.517.000 tahun anggaran 2019 yang dikelola Dinas Pengerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pemkab Labuhanbatu.

Padahal, tahun anggaran 2019 sudah berakhir dan saat ini sudah memasuki 20 hari kerja ditahun anggaran 2020.

Kasubdit Keuangan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Labuhanbatu menyebutkan bahwa CV Sumber Rejeki yang mengerjakan proyek pembangunan rehab rumah dinas Bupati sudah menarik dana sebesar 20 persen dan CV. Putra Pertama 68 persen dari pagu proyek.

“Setahu saya, kontraktor yang mengerjakan proyek rehab rumah dinas Bupati baru menarik uang muka sebesar 20 persen dari nilai kontrak. Sedangkan CV. Putra Pertama sudah menerima uang sekitar 68 persen pada akhir tahun 2019 lalu,” kata Dawi Siregar Senin (20/1/2020) kepada Wartawan saat di Konfirmasi di Ruang kerjanya.

Sayangnya beliua tidak menjelaskan alasan kedua proyek APBD Tahun Anggaran 2019 itu melanjutkan pengerjaannya ke tahun 2020 berdasarkan perpanjangan waktu atau Adendum.

“Kalau masalah perpanjangan waktu atau Adendum, PPK proyek yang tahu bang, kami disini hanya menerima berkas. Sepanjang dokumen lengkap, kita bayar permintaan pembayaran,” bilang Dawi.

Selanjutnya Kabid Gedung dan pembangunan sedang tak berada di Kantornya.

“Pak Edi tidak ada dikantor, mungkin lagi ngopi di warung belakang kantor,” kata Staf PUPR ke Wartawan.(Abi Pasaribu)