Beredar Video Sebutkan Dimedan Sudah Ada Pasien Suspect Corona, Ini Kata RSUP Haji Adam Malik

Beredar Video Sebutkan Dimedan Sudah Ada Pasien Suspect Corona, Ini Kata RSUP Haji Adam Malik

Foto : Pria yang Sebut Dimedan  Sudah Ada Pasien Virus Corona

Sipayo.com – Baru-baru masyarakat Sumatera Utara dihebohkan setelah beredar sebuah video yang menyatakan ada pasien yang dirawat di RSUP Haji Adam Malik Medan viral di jejaring pesan singkat Whatsaap dan media sosial di Kota Medan. 

Dalam video tersebut, tampak seorang pria yang berkemeja hitam dan menggunakan masker berwarna abu-abu mengatakan bahwasanya dia baru saja mendapatkan laporan terkait adanya pasien yang diduga terinfeksi Covid-19 di RSUP Haji Adam Malik Medan.  

“Saya baru mendapat informasi dari rekan medis, bahwa penyakit Corona sudah masuk ke wilayah Medan, Sumatera Utara. Tepatnya pasien tersebut dirawat di RSUP Haji Adam Malik Medan,” sebutnya dalam Video tersebut. 

Tak hanya itu, pria yang belum diketahui identitasnya tersebut juga menghimbau seluruh warga untuk menggunakan masker keluar rumah dan menghindari kontak fisik jika menjenguk keluarga ke Rumah Sakit. Dia juga meminta untuk warga untuk mengurangi kontak fisik dengan orang lain saat diluar rumah. 

“Dan yang paling penting adalah utamakan keluar rumah dengan mengingat Ketuhanan Yang Maha Esa agar kita dilindungi dari penyakit yang mencekam dan segala marabahaya,” ucapnya di akhir Video.  

Terkai hal itu, pihak RSUP Haji Adam Malik menyebutkan bahwa apa yang disampaikan dalam video tersebut ada hoaks. Hingga saat ini, RSUP H Adam Malik belum ada merawat pasien yang diduga terkena virus Covid-19. 

“RSUP Haji Adam Malik sampai saat ini belum ada merawat pasien suspect nCoV atau yang sekarang disebut Covid-19,” ungkap Kasubbag Humas RSUP Haji Adam Malik, Rosario Dorothy, Jumat (14/2/2020)

Rosario sendiri menghimbau kepada seluruh pihak untuk tidak menyebarkan kabar hoaks yang dapat menimbulkan kepanikan di masyarakat. Terkait dengan apakah RSUP Haji Adam Malik akan menempuh jalur hukum, Rosario mengatakan bahwa pihaknya akan masih mengkaji lebih jauh. 

“Saat ini RSUP H Adam Malik sedang mengkaji opsi menempuh jalur hukum dengan melihat situasi dan kondisi sejauh mana video tersebut menimbulkan keresahan di masyarakat,”ucapnya.