Kapolsek Bilah Hilir Jenguk Warga yang Coba Lakukan Bunuh Diri ke RSUD Rantauprapat

Kapolsek Bilah Hilir Jenguk Warga yang Coba Lakukan Bunuh Diri ke RSUD Rantauprapat

Foto: Kapolsek Bilah Hilir AKP Krisnat Indarto SE, MH menjenguk Sorta br Sibarani di ruang ICU RSUD Rantauprapat yang tadi pagi meminum racun mencoba mengakhiri hidupnya, Minggu ( 2/02/2020)/(Joko W. Erlambang)

Sipayo.com – Kapolsek Bilah Hilir AKP Krisnat Indarto SE, MH menjenguk Sorta boru Sibarani (54) warga Kampung Pandan, Desa Sennah, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu  di RSUD Rantauprapat, Minggu (2/2/2020).

Sorta dirawat di ruang ICU akibat meminum racun mencoba melakukan bunuh diri tadi pagi, sekira pukul 07.WIB di kediamannnya.

“Saat ini korban masih dirawat secara serius di ruang ICU akibat minum racun bersama suaminya. Mudah-mudahan bisa sembuh dan masih bisa selamat,” kata Krisnat Indarto kepada Sipayo.com via selular.

Ditanya, apakah sudah dapat diketahui apa penyebab kedua pasangan suami istri itu niat mengakhiri hidupnya dengan minum racun, Krisnat mengatakan masih melakukan pendalaman.

“Masih kita lakukan pendalaman Mas,” balas Whatsapp mesenger Krisnat

Pada pemberitaan Sipayo.com sebelumnya, Kapolsek Bilah Hilir AKP Krisnat Indarto SE, MH mengatakan, adanya bukti keduanya meminum racun, ada bau racun yang menyengat  dari mulut korban dan dilakukan penyedotan racun dari mulut korban oleh bidan desa Welda boru Manulang.

Akibat meminum racun tersebut, tambah Krisnat, Jotan Manurung meninggal dunia. Sedangkan istrinya Sorta boru Sibarani dalam keadaan kritis dan dilarikan ke rumah sakit di Rantauprapat untuk bisa diselamatkan.

“Istri korban sudah lama mengalami kelumpuhan dan dirawat suaminya sendiri. Kalau apa penyebabnya keduanya melakukan bunuh diri kita belum bisa memastikan Mas. Kita masih melakukan lidik,” jawab Krisnat kembali via selular menjawab Sipayo.com apa motif bunuh diri suami istri tersebut.

Informasi yang dihimpun Sipayo.com dari beberapa warga setempat, dugaan kenekatan suami istri itu melakukan usaha bunuh diri dengan minum racun dikarenakan himpitan ekonomi dan keputusasaan keduanya. (Joko W Erlambang).