Kejari Labuhanbatu Diminta Eksekusi Kasus Tindak Pidana Penipuan

Kejari Labuhanbatu Diminta Eksekusi Kasus Tindak Pidana Penipuan

Foto: Kantor Kejaksaan Negeri Labuhanbatu

Sipayo.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu, Sumatera Utara diminta untuk mengeksekusi kasus tindak pidana penipuan yang dilakukan Marulak Nababan (37) Warga Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara sebagaimana putusan Nomor 852/Pid.B/2019/PN Rap atas Korban Yanto Panjaitan.

Sebagaimana putusan tersebut yang dibacakan Darma Simbolon SH Cs pada Selasa 21 Januari 2020 selaku Hakim Ketua menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan.

Kemudian menjatuhkan pidana kepada terdakwa selama 1 Bulan 3 hari.

Selanjutnya,menetapkan masa penagkapan dan penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan,” cutus Darma sebagimana di Kutip dari Halaman resmi PN Rantauprapat.

Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Elina Flori, SH di Konfirmasi atas belum dieksekusinya terdakwa tersebut mengatakan bahwa hasil putusan PN belum diterimanya.

“Kalau sudah kiterima hasil putusannya akan kita lakukan eksekusi.Yang pasti segera akan kita eksekusi hal tersebut,” janji Flori saat di Konfirmasi Wartawan Senin (10/2/2020).

Sebelumnya JPU terdakwa Marulak Nababan menuntut 2 Bulan atas kasus penipuan yang dilakukannya terhadap Yanto Panjaitan.(Abi Pasaribu)