Keuangan Pemkab Labuhanbatu Defisit Anggaran

Keuangan Pemkab Labuhanbatu Defisit Anggaran

Foto: Arjan dan Manor

Sipayo.com – Ganjang-ganjingnya isu yang merebak atas kosongnya Kas daerah Labuhanbatu kini terjawab sudah. Untuk peruntukan dana pisik yang telah selesai pada 2019 anggarannya telah habis.

Namun Kas pemkab Labuhanbatu bukan lah kosong melainkan defisit anggaran yang peruntukannya bukan untuk dana fisik yang telah dikerjakan rekanan.

“Bukan Kosong tapi depisit anggaran kalau untuk dana fisik sama sekali tidak ada lagi, jadi dibayarkan tahun ini secepatnya,” kata Arjan Piradi selaku Ketua Komisi C dari Partai Nasdem saat di Wawancarai Wartawan, Selasa (4/2/2020).

Katanya, akibat depisitnya anggaran tersebut beberapa alasan saat kita pertanyakan pada Dinas Keuangan. Diantaranya terdapat adanya nama ganda didaptar pajak. Kemudian adanya juga tidak mau membayar pajak.

“Alasannya macam-macam sehingga target pendapatan kita tidak terpenuhi,” bilang Arjan.

Ditempat yang sama Ir Manor Ritonga selaku Ketua fraksi PAN juga menambahkan kalau keuangan pemkab sebesar 18 Miliar. Sedangkan yang ingin dibayarkan sebesar 39 Miliar.

“Dari 18 Miliar itu peruntukannya bukan untuk fisik dan pos-posnya dari 18 M itu peruntukannya sudah ada.Jadi yang mau dibayarkan sebesar 39 Miliar sebagaimana yang kita tanya pada dinas keuangan,” sebut Manor.

Kemudian dari target 240 Milyar lebih yang realisaainya 175 Milyar lebih yang tidak tertangih sebesar 64 Milyar lebih.

“Itu target kita keseluruhannya namun ada beberapa milyar yang tidak dapat diambil karena masing-masing alasan,” ungkap Manor.

Ditamabhaknnya, atas hal defisit anggaran tersebut beberapa anggota DPRD akan melaksanakan untuk mencari apa yang menjadi defisitnya anggaran itu.

“Rencana akan kita usulkan Pansus kenapa bisa hal tersebut bisa terjadi. Jadi kita tunggu sajalah ya,” pungkas Manor Mengakhiri.(Abi Pasaribu)