Miris! Sudah Buta dan Miskin, Ibu Jumiah Warga Bilah Hilir tidak Pernah Dapat Bantuan Pemerintah

Miris! Sudah Buta dan Miskin, Ibu Jumiah Warga Bilah Hilir tidak Pernah Dapat Bantuan Pemerintah

Foto: Jumiah dan Suaminya Katung diabadikan di teras rumahnya berlantaikan tanah di lingkungan Al Fajar, Kelurahan Negeri Baru, Kecamata Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Rabu ( 5/02/2020)

Sipayo.com – Bukti carut marutnya pendataan yang dilakukan oleh petugas dari Kelurahan/Desa mau pun dari dinas sosial, terhadap orang–orang yang berhak menerima bantuan dari pemerintah yang dikategorikan miskin dan layak dapat bantuan tidak terbantahkan lagi.

Jumiah (65) warga Lingkungan Al Fajar Kelurahan Negeri baru, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu adalah korban carut marutnya pendataan statistik bagi orang –orang miskin di negeri ini.

Wanita lansia itu hidup dalam kemiskinan dan mengalami kebutaan bertahun–tahun. Namun mirisnya, wanita tua itu yang hidup berdua dengan suaminya Katung (70) yang mata pencariannya hanya mencari ikan di parit-parit dan di sungai tidak pernah tersentuh bantuan apa pun dari pemerintah.

Saat disambangi wartawan Sipayo.com dikediamannya, Rabu,(5/02/2020), Jumiah didampingi suaminya Katung menceritakan keadaan kehidupannya yang sangat menimbulkan kepiluan.

“Saya gak pernah dapat bantuan dari pemerintah Pak, Padahal beginilah keadaan kehidupan kami Pak. Kami juga kepingin dapat bedah rumah Pak. Dapat bantuan beras, tapi gak pernah dapat Pak,” kata Jumiah dengan linangan air mata.

Sedangkan Katung sang suami tercintanya, kepada Sipayo.com mengaku pendapatan yang ia dapat dari mencari ikan hanya cukup untuk makan penyambung hidup.

“Yang namanya cari ikan itu kadang dapat kadang tidak Pak, gak mungkin lagi saya bisa bekerja berat dengan umur saya setua ini Pak. Kalau saya punya ladang ya Alhamdulilah Pak, tetapi saya gak punya harta, hanya rumah reot inilah yang kami punya Pak,” ujar Katung.

Ditanya, apakah dari pemerintahan kecamatan atau pun dari kelurahan datang memberikan bantuan, Jumiah mengaku tidak pernah menerima bantuan apampun dari pemerintahan setempat.

“Gak pernah kakek sama nenek ini dapat bantuan apa pun Pak dari pemerintah, kasihan sekali saya lihatnya Pak. Tolong usulkanlah ke pemerintah Pak agar mereka dapat bantuan,” celetuk Juli warga setempat yang turut hadir di tempat itu.

Lebih mirisnya lagi, pengakuan dari warga setempat yang mengantarkan wartawan Sipayo.com ke rumah pasutri lansia itu, rumah itu sering dijadikan objek poto ketika ada pendataan untuk orang miskin yang mengusulkan bantuan dari pemerintah.

“Ya Pak, rumah kami sering dijadikan tempat orang berpoto warga sini yang mau dapat bantuan Pak, tetapi saya sendiri malah gak dapat bantuan Pak,” ucap Jumiah memelas.( Joko W. Erlambang).