MUI Medan Apresiasi Polisi Setelah Berhasil Tangkap Pelaku Perobek Al-Qur’an

MUI Medan Apresiasi Polisi Setelah Berhasil Tangkap Pelaku Perobek Al-Qur’an

Foto : Konfrensi Pers Polrestabes Medan Penangkapan Perobek Al-Qur’an

Sipayo.com – Polisi berhasil menangkap pelaku perobek  Al-Qur’an, Kamis (13/2/2020), pukul 08:00 WIB.

Dalam hal itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan mengapresiasi Polrestabes Medan dan Polsek Medan Kota, karena berhasil menangkap pelaku, dan  berharap agar Polisi segera memproses hukum pelaku dan menyelidiki motif dibaliknya. 

“Kami berterimakasih kepada Polrestabes Medan dan jajaran atas terungkapnya kasus ini,” ungkap  Sekretaris Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan, Zulkarnain Sitanggang, Kamis (13/2/2020).

Zulkarnain menyesalkan tindakan pelaku, apalagi pelaku sendiri diketahui beragama Islam. Disamping itu, dia juga berharap agar semua pihak tetap menjaga kondusifitas Kota Medan.  

“Kita juga sepakat sama-sama kita jaga Kota Medan menjadi kota yang toleran, damai dan sejahtera. Dan kami sangat mendukung tidak ada tempat bagi orang pemecah belah persatuan dan kesatuan di Medan,” sebut Zulkarnain di Mapolrestabes Medan. 

Hal yang sama diungkapkan Badan Kemakmuran Masjid Raya (BKM) Al-Mashun, Medan.Dengan tertangkapnya pelaku, dia berharap kondisi Kota Medan akan terus kondusif.

“Syukurklah pelaku sudah ditangkap sehingga Kota Medan terus kondusif,” kata Ketua BKM Masjid Raya Al-Mashun Medan, Ulumuddin Sirait 

Ulumuddin menerangkan bahwa sebelumnya dia juga pernah melihat pelaku di masjid Raya Al Mashun Medan.  Namun dia tidak menyangka aksi DIM yang nekad merobek Al-Qur’an yang diambil dari Masjid.

Ulumuddin mengatakan bahwa pihaknya akan mempercayakan proses hukum pelaku kepada  pihak kepolisian. Dia berharap jangan sampai peristiwa seperti ini tidak terulang lagi.

“Jangan sampai adalagi yang robek-robek kitab suci baik Al-Qur’an atau lainnya. Untuk apa melakukan hal demikian. Ini kan kalau robek Al-Qur’an, apalagi dia (pelaku) islam kan melecehkan kitab suci sendiri. Perbuatan tidak baik. Ini tidak dibenarkan,” ujar Ulumuddin.

Polisi menangkap DIM (44), warga Kota Medan, Sumatera Utara. Dia ditangkap karena membuang sobekan lembaran Al-Qur’an di jalanan Medan.

 “Tadi pagi, tersangka berhasil ditangkap oleh petugas Polsek Medan Kota bersama masyarakat saat hendak mau merobek, bawa dan nabur Al-Qur’an di jalanan dekat Masjid Raya Al-Mashun, Medan,” kata Kapolrestabes Medan Johnny Eddizon Isir.

Dalam aksinya, pelaku awalnya mengambil Al-Qur’an di Masjid Raya. Kemudian di bawa ke kamar mandi lalu dirobek dan dibuang ke jalanan sekitaran masjid.