Rian Ernest dan Yusiani Gurusinga Resmi Mendaftar Sebagai Balon Walikota dan Wakli Walikota Batam

Rian Ernest dan Yusiani Gurusinga Resmi Mendaftar Sebagai Balon Walikota dan Wakli Walikota Batam

 

Sipayo.com – Setelah mengikuti serangkaian proses yang panjang untuk maju sebagai bakal calon (Balon) wakil Wali Kota Batam dari jalur independen, pasangan Rian Ernest – Yusiani Gurusinga akhirnya resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan membawa 48 ribu lebih dukungan dari masyarakat, Selasa (25/2/2020).

Saat mengantarkan berkas ke KPU Batam, Rian Ernest yang dikenal sebagai politisi muda yang pernah berkiprah di Partai Persatuan Indonesia (PSI) ini mengatakan, telah mendapatkan tanda terima penyerahan dokumen dukungan dari masyarakat Kota Batam yang tersebar di 12 kecamatan.

“Kami mengapresiasi tim yang sudah bekerja begitu keras selama 2 minggu belakangan ini, saya tahu tim tidur cuma 2-3 jam setiap hari. Namun begitulah kerja politik independen yang kerja bersama-sama dan gotong royong,” ujarnya.

Rian turut mengucapkan rasa terima kasih kepada Komisioner KPU Provinsi Kepri dan Kota Batam, serta Bawaslu Kepri dan Batam yang sudah bekerja sangat profesional. Dirinya turut berharap agar ditahap berikutnya bisa lolos dipersyaratan teknis lainnya, serta masyarakat Batam juga turut ikut mengawalnya.

Sementara itu, Yusiani Gurusinga mengimbau masyarakat Batam untuk mengikuti gelombang selanjutnya dengan menyiapkan dokumen dukungan.

“Jadi kita untuk gelombang selanjutnya kita masih ada perbaikan untuk data yang harus kita penuhi untuk perbaikan,” jelasnya.

Yusiana merupakan sosok baru di dunia politik Batam. Meski demikian, perempuan kelahiran Bandar Baru, Sumatera Utara, pada 18 Juni 1976 yang akrab dipanggil Yossi ini, bukan berarti tidak memiliki pengetahuan dunia politik.

Yossi tercatat merupakan kader Partai Amanat Nasional (PAN) dan pernah bertugas di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam era kepemimpinan Nada F. Soraya.

Kini Yossi bertugas sebagai sekretaris eksekutif di Masjid Jabal Arafah, Nagoya, Lubuk Baja. Duapuluh tahun tinggal di Batam, menurutnya sudah cukup untuk mengenal karakteristik Batam yang spesial.

Selain itu, background di dunia pariwisata akan sangat cocok untuk maju bersama karena target Rian untuk menghidupkan industri dan perkembangan pariwisata Batam.

Walaupun maju secara independen, Yossi mengaku telah mengantongi izin dari elite PAN. Bahkan, keputusannya maju secara independen mendapat sambutan baik dari pengurus partai.

“Beberapa minggu lalu ketemu pak Asman Abnur. Saya juga sudah izin dengan sekretaris PAN pak Sukriyadi, semuanya tidak masalah dan mengizinkan,” kata Yossi kepada wartawan beberapa waktu lalu.